16.658 Keluarga di Banjarnegara Terima BLT PPKM Darurat

ABOUTSEMARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara menyalurkan bantuan langsung tunai BLT PPKM Darurat kepada 16.658 keluarga.

Bantuan tersebut diharapkan membantu kehidupan warga selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, BLT PPKM Darurat ini menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri No 15/2021 tentang pemberlakuan PPKM Darurat Covid-19 di Jawa dan Bali.

PPKM Darurat ini ditetapkan berdasarkan kedisiplinan masyarakat yang mulai pudar dalam menerapkan adaptasi kebiasaan baru.

“Kami mulai menyalurkan BLT selama PPKM Darurat untuk 16.658 keluarga. Bantuan disalurkan melalui PT Pos Indonesia,” katanya, saat meninjau pembagian bantuan di Desa/Kecamatan Wanadadi dikutip Suara Merdeka.

BLT PPKM Darurat ini diharapkan akan meringankan masyarakat yang diminta untuk tidak beraktivitas di luar. Bagi sebagian masyarakat, pembatasan mobilitas ini berdampak terhadap penghidupannya.

Bupati menyatakan, BLT PPKM Darurat ini atas arahan Presiden untuk menekan penyebaran Covid-19. Dalam instruksi PPKM Darurat, disebutkan Gubernur, Bupati dan Wali Kota menyiapkan anggaran untuk membantu masyarakat agar PPKM berjalan dengan baik.

“Orang disuruh di rumah, kalau tidak dikasih bantuan mereka bisa ngamuk. Pemerintah harus hadir, bukan hanya semprat-semprot, pedagang dilarang jualan,” tandasnya.

Dikatakan, sumber dana BLT tersebut dianggarakan dari APBD, melalui pos anggaran Bantuan Tidak Terduga. Sasaran program merupakan keluarga yang tidak masuk dalam program BNPT dan PKH, masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp 300.000 selama PPKM darurat hingga 20 Juli.

Pihaknya juga siap untuk memberikan BLT lagi, jika nantinya PPKM akan diperpanjang. “Ini duit milik pemda yang dihimpun dari pajak rakyat,” terangnya.

Salah satu penerima bantuan Usti Yanuari mengatakan, bantuan tersebut sangat membantu ekonomi keluarganya. Selama PPKM darurat penghasilannya berkurang karena waktu berjualan dibatasi. (ard/sm)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan