3 Pelaku Masih Buron, Ini Daftar 8 Pelaku Penyerangan di Pasar Dargo Semarang yang Berhasil Ditangkap

ABOUTSEMARANG – Polrestabes Semarang berhasil menangkap 8 orang pelaku penyerangan terhadap sejumlah orang yang terjadi di sekitar ruko Pasar Dargo Semarang, Jawa Tengah, yang terjadi pada Sabtu (21/1) dini hari.

“Delapan pelaku sudah ditangkap, tiga lainnya masih diburu,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol.Irwan Anwar di Semarang, Selasa (24/1).

Diketahui, penyerangan yang terekam kamera CCTV tersebut diduga dipicu oleh permasalahan sepele karena saling pandang antara pelaku yang merasa dipelototi oleh korban.

Salah seorang pelaku yang tidak terima karena dipelototi oleh korban saat membeli rokok di sekitar Pasar Dargo kemudian mengajak teman-temannya untuk menyerang orang-orang yang sedang berada di kawasan pasar itu.

“Ada dua orang yang menjadi korban penyerangan itu,” katanya.

Polisi berhasil mengamankan 8 pelaku diantaranya, DK (18) alamat Tambak mulyo Tanjungmas Semarang utara (menyabetkan Clurit), DNK (18) alamat Tambak mulyo Tanjungmas Semarang utara. (Menyabetkan clurit), Ni (18) alamat Tambakmulyo Tanjung mas Semarang Utara dan 5 orang lainnya yg ikut serta datang ke tkp.

Sedangkan pelaku yang masih buron yakni TDS alias DANU (38) Alamat Kebonharjo Tanjungmas Semarnag Utara, JK alias KENTUNG (34) Alamat Tambakmulyo Tanjungmas Semarnag Utara dan RF (18) Tambak lorok Tanjung mas Semarang Utara.

Selain itu, Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah celurit panjang kurang lebih 75cm dengan gagang terbuat dari kayu dah satu buah celurit warna kuning keemasan panjang kurang lebih 55cm dengan gagang terbuat dari kayu.

Para tersangka selanjutnya dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

BACA JUGA :   Polisi Tetapkan Empat Pengemudi Ojol Jadi Tersangka Pengeroyokan Hingga Tewas

Irwan menyebut fenomena penyerangan oleh sekelompok orang di wilayah Ibu Kota Jawa Tengah ini marak terjadi pada beberapa waktu terakhir.

Ia mengingatkan masyarakat untuk jangan sampai melakukan kejahatan di wilayah ini karena CCTV tersebar di berbagai titik di Kota Semarang.

“Terlebih lagi, jangan mudah terhasut oleh informasi yang dampaknya akan merugikan masyarakat,” katanya.

(atn)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan