4 Remaja yang Acungkan Sajam dan Rusak Motor di Ungaran Ditangkap

ABOUTSEMARANG – Petugas gabungan berhasil amankan empat remaja anggota gangster yang mengacungkan senjata tajam dan melakukan perusakan sepeda motor dua orang remaja di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Tim Resmob Polres Semarang dan Tim Gabungan Jatanras Polda Jateng berhasil mengamankan empat pelaku pada Selasa, (28/3) pukul 22.30 WIB.

Diketahui tiga pelaku merupakan warga Pudak Payung, Kota Semarang dan satu orang pelaku merupakan warga Ungaran. Tim Polres Semarang mengatakan keempat pelaku tersebut masih di bawah umur.

Dari foto yang beredar luas di media sosial empat pelaku terduduk lesu sambil memegang poster kain bertuliskan Semarang Gangster.

Kemudian petugas dari Polres Semarang terlihat membawa barang bukti sajam parang yang disita dari para pelaku.

Sebelumnya viral di media sosial video detik-detik aksi kekerasan yang dilakukan oleh remaja di Ungaran Timur tepatnya di Jalan Letjend Suprapto, Sidomulyo, dekat toko mainan anak-anak.

Aksi tersebut terekam CCTV di lokasi kejadian. Dalam video itu terdapat dua remaja yang mengendarai sepeda motor di depan sebuah ruko.

Saat akan menyebrang, tiba-tiba mereka dihampiri oleh 5 orang remaja lain yang mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam berupa parang.

Kemudian para gangster ini mengarahkan senjatanya kepada kedua korban. Korban pun lari tunggang langgang meninggalkan sepeda motornya untuk meminta bantuan warga.

Para ganster inipun berusaha mengejar namun para korban berhasil kabur. Mendapati korbannya kabur, para pelaku malah merusak motor korban dengan senjata mereka.

Kasi Humas Polres Semarang, Iptu Pri Handayani mengatakan, pihak keluarga korban telah melayangkan laporan kejadian itu pada Senin (27/3).

BACA JUGA :   Tebing Setinggi 6 Meter di Kelurahan Bergas Lor Longsor, Kerugian Puluhan Juta

Dari keterangan korban yang didampingi orangtuanya, lanjut Iptu Handayani, pelaku berjumlah lima orang dengan menggunakan dua motor.

“Para pelaku meminta rokok kepada korban, karena korban tidak punya rokok akhirnya berupaya diserang pakai senjata tajam,” ungkap dia.

Setelah mengetahui pelaku mengeluarkan senjata tajam, para korban langsung meninggalkan motornya dan melarikan diri sambil meminta bantuan warga.

Iptu Handayani menegaskan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan