5 Mahasiswi Unisvet Semarang Dilaporkan Dapat Pelecehan, Pelaku Kirim Konten Porno Lewat WA

ABOUTSEMARANG – Lima mahasiswa Universitas Ivet (Unisvet) Semarang dilaporkan mendapat pelecehan seksual dari pegawai kampus.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Unisvet Tri Leksono Prihandoko yang menyebut kasus tersebut diketahui saat pihak kampus membuka kanal aduan pelecehan seksual Desember 2022 lalu.

Dari kanal tersebut, Tri Leksono mengungkapkan ada sekitar lima orang yang mengirimkan laporan terkait kasus pelecehan seksual dengan pelaku yang sama.

“Setelah kegiatan workshop itu akhir Desember atau Januari lah, ada laporan kita cepat tindak lanjuti,” kata Tri dikutip About Semarang, Rabu, 15 Februari 2023.

Terkait korban, Tri mengungkapkan semuanya merupakan mahasiswa penerima beasiswa. Untuk pelaku sendiri merupakan pegawai kemahasiswaan berinisial S (40).

“(Korban) Semester 5 ada empat, semester 3 ada satu orang,” jelasnya.

Sementara terkait laporan tersebut, kata Tri, pihak kampus langsung melakukan pengusutan dan diketahui kasus tersebut terjadi pada tahun 2021 lalu.

Pelaku disebut memberikan pesan WhatsApp tidak pantas kepada korban. Bahkan salah satu korban dikirimi beberapa gambar berunsur pornografi. Tri menekankan tak ada pelecehan fisik.

“Kalau yang melaporkan supaya diberikan sanksi yang setimpal itu bentuknya WA, screen shoot gambar-gambar yang tidak baguslah yang menjurus ke pornografi, hanya itu,” ungkapnya.

Pelaku pun sudah mengakui perbuatannya, dia juga sudah meminta maaf kepada korban. Meski begitu, pelaku tetap dipecat per tanggal 3 Februari lalu.

“Aturan kepegawaian di Unisvet memang ada konsen soal itu, kalau ada yang menjurus ke asusila maka hukumannya berat, sanksinya diberhentikan, itu sudah ada,” ujarnya.

Para korban pun sudah diberi pendampingan oleh kampus. Tri Leksono juga bercerita bahwa akibat pelecehan itu, satu korban disebut masih mengalami ketakutan saat bertemu pelaku.

BACA JUGA :   Jadwal Buka Puasa Ramadan untuk Wilayah Kabupaten/Kota Semarang Hari Ini, Selasa, 19 Maret 2024

“Anaknya sudah kuliah jadi nggak ada bekas-bekas, tapi kalau ketemu pelaku nangis, takutlah,” imbuhnya.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan