5 Oknum Polisi Calo Penerimaan Bintara Polri di Polda Jateng Tak Dipecat, Tapi…

ABOUTSEMARANG – Para oknum polisi yang menjadi calo penerimaan Bintara Polri tahun 2022 di wilayah Polda Jawa Tengah lolos dari pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Meski kelima oknum polisi tersebut terbukti melanggar Kode Etik Profesi Kepolisian, namun, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Iqbal Alqudusy mengatakan mereka tidak dipecat.

Adapun kelima oknum polisi tersebut masing-masing yaitu Kompol AR, Kompol KN, AKP CS, Bripka Z dan Brigadir EW sudah menjalani sidang etik dan disiplin.

Terkait hukuman oknum calo tersebut, kata Iqbal, hukuman administrasi yang dijatuhkan kepada lima oknum polisi tersebut berbeda-beda.

Diketahui tiga polisi, masing-masing Kompol AR, Kompol KN dan AKP CS dijatuhi hukuman demosi selama dua tahun.

Sedangkan dua pelaku lain, masing-masing Bripka Z dan Brigadir EW, dijatuhi hukuman ditempatkan di tempat khusus masing-masing selama 21 hari dan 31 hari.

“Para pelaku terbukti melakukan perbuatan tercela dan susah meminta maaf kepada institusi,” ujarnya.

Selain kelima oknum polisi tersebut, hukuman administrasi juga dijatuhkan kepada dua PNS Polri yang juga diduga terlibat dalam percaloan tersebut.

Seorang dokter yang terlibat dalam kejadian tersebut dijatuhi sanksi penurunan jabatan satu tingkat selama satu tahun.

Sementara satu PNS lainnya dijatuhi hukuman pemotongan tunjangan selama 12 bulan.

Sebelumnya, lima oknum polisi di Jawa Tengah terlibat dalam praktik percaloan penerimaan Bintara Polri pada seleksi tahun 2022.

Adapun kelima oknum tersebut masing-masing Kompol AR, Kompol KN, AKP CS, Bripka Z dan Brigadir EW. Terhadap kelima oknum polisi tersebut telah dilakukan sidang etik oleh Bidang Propam Polda.

BACA JUGA :   3 Anggota Komplotan Pencuri Mobil Mewah Ditembak, Modus Incar Warga Komplek

Selain kelima polisi, terdapat dua PNS Polri yang diduga juga terlibat dalam praktik percaloan tersebut.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan