Ada yang Beda, Ini Jadwal Kirab Budaya Dugderan 2023

ABOUTSEMARANG – Pertama kali dalam sejarah, kirab budaya Dugderan akan berbeda dari tahun sebelumnya. Salah satunya yakni Wali Kota Semarang kali ini dipimpin oleh seorang perempuan.

Jika biasanya yang mengumumkan masuk bulan Ramadan dalam prosesi Dugderan adalah Wali Kota Semarang yang berperan sebagai Kanjeng Bupati Raden Mas Tumenggung Arya Purbaningrat. Untuk pertama kalinya, Wali Kota Semarang adalah perempuan yaitu Hevearita Gunaryanti Rahayu.

“Untuk (peran) Bupati tetap Ibu Wali Kota. Sudah konsultasi dengan Keraton Kasunanan Paku Buwono XIII. Nanti Gelarnya Kanjeng Ratu Nimas Tumenggung Purbo Diningrum. Tetap perankan Adipati pada waktu itu,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Wing Wiyarso.

Nantinya sebagai peran bupati akan melakukan prosesi penyerahan Suhuf Halaqoh dari alim ulama Masjid Kauman kepada Kanjeng Bupati. Setelah itu Suhuf Halaqof dibacakan, kemudian dilakukan pemukulan beduk disertai suara petasan meriam. Suara bedug dan meriam inilah yang menjadi asal mula nama acara Dugderan.

Selain itu, ada lagi berbeda yakni ketika prosesi akan dilakukan di Aloon-Aloon Semarang masih berada di kawasan Masjid Agung Semarang.

“Dengan adanya Aloon-aloon yang sudah selesai. Kita akan coba kembalikan seperti sejarah ketika Pangeran Adipati Aryo Purbodiningrat pertama kali sampaikan suhuf halaqof kepada masyarakat,” bebernya.

Prosesi berikutnya yaitu perjalanan ke Masjid Agung Jawa Tengah untuk kembali pembacaan Suhuf Halaqof oleh Gubernur Jawa Tengah.

Tak hanya itu kirab budaya Dugderan 2023 jelang bulan Ramadan ini bakal digelar meriah dari tahun sebelumnya, bahkan Dugderan akan digelar selama dua hari.

BACA JUGA :   2 Dosen UIN Walisongo Semarang yang Terima Suap Seleksi Perangkat Desa Demak Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Jadwal Dugderan 2023

Wing mengatakan pelaksanaan Kirab Budaya dugderan tahun ini akan dilaksanakan pada tanggal 20 – 21 Maret 2023.

Pada Senin (20/3) sore akan ada pawai dari para siswa sekolah se-Kota Semarang diadakan di Lapangan Pancasila. Sementara puncaknya yakni pada Selasa (21/3) akan ada prosesi kirab Dugderan mulai dari Balaikota Semarang.

Wing menyebut, juga ada tari-tarian termasuk tarian Warak Ngendhog merupakan tarian khas dari Kota Semarang. Kemudian kirab dilanjutkan dengan berjalan menuju Masjid Agung Kauman Semarang.

Pelaksanaannya berada di Alun-alun Masjid Agung Semarang dan dibuka dari pukul 10.00 WIB sampai 22.00 WIB.

Sedangkan untuk pelaksanaan wahana mainan, wisata kuliner, dan live musik sudah dimulai sejak tanggal 10 hingga 22 Maret 2023.

(atn)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan