Agar Lebih Layak, Pengelola Baru Stadion Citarum Lakukan Pembenahan Fasilitas

ABOUTSEMARANG – PT. Saudara Meroket Bersama (SMB) selaku pengelola baru Stadion Citarum akan melakukan pembenahan fasilitas agar lebih bagus dan lebih layak fasilitas.

“Ada beberapa hal yang akan kami benahi. Khususnya fasilitas di sana. Saya sebagai warga Kota Semarang, memiliki tanggung jawab untuk ikut merawat stadion ini,” kata Owner PT Saudara Meroket Bersama (SMB), Suyatno Minggu (4/6).

Suyatno yang juga pecinta PSIS pun meluruskan tentang narasi berkembang di media sosial, seakan PSIS terusir dari Stadion Citarum setelah pemindahan hak pengelolaan dari PT Mehasa Jenar ke PT Saudara Meroket Bersama (SMB). Menurutnya siapapun boleh menggunakan fasilitas di stadion tanpa ada pengecualian.

“PSIS juga tetap bisa menggunakan fasilitas di sana. Tak hanya PSIS, seluruh masyarakat tentu bisa memakai dan menggunakan fasilitas Stadion Citarum. Tentunya dengan ketentuan yang berlaku dalam penggunaan lapangan dan stadion,” jelasnya.

Stadion Citarum, kata dia, merupakan aset Pemkot Semarang jadi sebenarnya milik warga Kota Semarang. Sebagai warga Kota Semarang memiliki hak dan tanggung jawab untuk menggunakan dan merawat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang, Fravarta Sadman pun sempat menegaskan, PSIS maupun tim development atau klub sepak bola lain di kota ini berhak menggunakan Stadion Citarum sebagai homebase maupun tempat latihan.

Pihaknya maupun pengelola baru tidak pernah melarang PSIS untuk menggunakan Stadion Citarum sebagai homebase. Pengelolaan aset milik pemerintah Kota Semarang itu telah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Sebelumnya PT Mahesa Jenar memegang hak pengelolaan selama tiga tahun, dengan prosesnya perpanjangan kontrak setiap tahun. Kontrak mengelola stadion Citarum berakhir pada tanggal 23 April 2023.

BACA JUGA :   Pemkot Semarang Usulkan Pembentukan Raperda HAM dan Perhubungan

Pihak PT Mahesa Jenar tidak memperpanjang kontrak dan saat itu Pemerintah Kota Semarang sudah memberikan toleransi waktu penawaran perpanjangan.

“Sehingga ketika ada pihak lain yang berminat mengelola maka pemkot memberikannya kepada pihak pengelola yang baru,” tandasnya. (***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan