Akhir Tahun Mau Bikin Sosis Bakar? Yuk Kenali 6 Jenis Sosis ini, Ada Frankfurter, Bratwurst dan Lapchiong

ABOUTSEMARANG – Merayakan akhir tahun dengan pesta Barbeque atau kegiatan bakaran? Sosis bisa jadi pilihan tepat kalau kamu bosan dengan olahan ayam atau daging panggang saat momen pergantian tahun.

Ada beragam pilihan sosis lezat dan juicy yang cocok dibakar dengan olesan saus barbeque. Sosis panggang juga enak dinikmati dengan saus pedas, mayonaise ataupun mustard. Nah, sebelum membeli sosis, kenali dulu jenis sosis yang enak diolah jadi sosis bakar.

Sangat banyak jenis sosis yang tersedia di pasaran. Kenali berbagai ciri dan karakter sosis sebelum kamu memilihnya jadi santapan spesial saat pesta barbeque. Berikut 6 jenis sosis yang populer dan enak ini.

Frankfurter./ Pinterest

1. Frankfurter

Frankfurters termasuk jenis sosis yang banyak ditemukan di pasaran, di Indonesia jenis sosis ini mudah dijumpai di supermarket premium. Frankfurter atau biasa juga disebut Franks adalah sosis asal Jerman yang umumnya terbuat dari daging sapi atau daging babi.

Baca Juga : Resep dan Tips Ayam Bakar Madu, Teman Makan untuk Rayakan Pergantian Tahun

Frankfurter memiliki banyak sebutan, termasuk sosis Wina , hotdog atau Wiener. Meskipun berasal dari Jerman, sosis berbentuk panjang dan kecil ini sudah populer di berbagai negara.

Frankfurter termasuk jenis sosis dengan tekstur lembut. Biasanya daging sudah diolah dengan bumbu seperti bawang putih, merica, garam, gula, mustard dan aneka rempah lain sehingga rasanya lezat. Frankfurter cocok diolah dengan cara dipanggang dan disantap dengan kentang goreng ataupun roti.

Bratwurst./ Pinterest

2. Bratwurst

Selain Frankfurter, ada juga sosis asal Jerman yang tak kalah populer yakni Bratwurst. Sosis jenis ini terbilang legendaris karena sudah dibuat sejak 1313 dan hingga kini masih jadi sosis andalan yang diolah banyak orang di berbagai negara.

Sosis ini umumnya terbuat dari daging sapi, daging babi dan daging sapi muda. Bratwurst terkenal sebagai sosis yang memiliki bentuk tebal dan panjang. Rata-rata sosis ini memiliki panjang 15-20 cm. Bratwurst juga memiliki tekstur yang agak kasar namun tetap juicy dan gurih.

Cocktail sausage./ Pinterest

3. Sosis Cocktail

Sosis satu ini memiliki bentuk mungil karena ukurannya kecil dan pendek. Cocktail sausage biasa jadi menu makanan pembuka karena ukurannya yang kecil. Untuk bahan pembuatnya beragam bisa menggunakan daging sapi, daging ayam, daging babi atau campuran ketiga daging ini.

Karena ukurannya mungil, sosis ini bisa dijadikan sate sebelum dipanggang. Olesan seperti saus pedas manis dan saus barbeque cocok dijadikan pelengkap. Sosis ini juga bisa disajikan sebagai tambahan pada nasi goreng atau hotdog. Anak-anak juga umumnya suka sosis ini karena ukurannya yang mungil.

Chorizo./ Pinterest

4. Chorizo

Sosis chorizo terkenal sebagai sosis asal Spanyol dan Portugal. Sosis ini terbuat dari campuran daging sapi dan lemak babi. Sosis ini biasanya sudah diolah dengan campuran bumbu seperti bawang putih, paprika dan aneka rempah sehingga rasanya lezat meskipun diolah tanpa tambahan bumbu lagi.

Chorizo memiliki warna merah kecoklatan yang berasal dari proses pengasapan. Hal juga yang membuat sosis chorizo memiliki rasa dan aroma smoky. Chorizo bisa diolah langsung dengan cara dipanggang, meskipun tanpa tambahan bumbu tapi rasanya sudah lezat.

Sausage./ Pinterest

5. Sosis biasa

Sosis jenis ini termasuk yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sosis ini terbuat dari daging sapi atau daging ayam. Ukuran dan kualitasnya pun beragam, ada yang kecil namun ada juga yang besar.

Sosis ini biasa dibuat dalam skala besar di pabrik. Soal rasa, sosis ini memang tidak terlalu lezat dan gurih juicy namun harganya sangat terjangkau. Sosis ini bisa diolah menjadi berbagai olahan mulai dari dibakar, digoreng atau dijadikan campuran aneka masakan.

Lapchiong./ Pinterest

6. Lapchiong

Lapchiong, lapcheong atau sosis Tionghoa karena berasal dari Tiongkok, Lapchiong adalah sosis yang terbuat dari daging babi. Dibuat dari daging dan lemak babi dan dikeringkan. Sosis ini memiliki tekstur yang lebih keras dan kasar dari pada sosis yang terbuat dari daging sapi atau ayam.

Lapchiong memiliki cita rasa manis dengan aroma bumbu yang khas. Biasanya lapchiong disajikan dalam nasi goreng, nasi campur, bihun goreng dan mie goreng. Saat dimasak, lapchiong akan dipotong-potong terlebih dahulu. Sosis ini lebih berminyak daripada sosis daging sapi. Saat ini sudah banyak penjual Lapchiong berbahan dasar daging ayam dan beberapa telah mengantongi sertifikat halal. ***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan