Akibat Cuaca Ekstrem, Grand Maerakaca dan 2 Objek Wisata Semarang Ini Ditutup Sementara

ABOUTSEMARANG – Cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Semarang Raya mengakibatkan beberapa objek wisata Semarang ditutup sementara. Salah satu objek wisata yang ditutup jelang akhir tahun yakni Grand Maerakaca.

Dilansir dari akun instagram resmi @disbudparkotasemarang, dua objek wisata lain yang ditutup sementara yakni Museum Kota Lama Semarang dan Pantai Marina.

Dalam unggahan tersebut diketahui 3 Objek wisata Semarang ditutup sementara selama menjelang pergantian tahun akibat cuaca yang tidak bersahat.

Ada beberapa tempat wisata di Semarang yang tutup di akhir tahun karena cuaca yang tidak bersahabat.” tulisnya.

Tapi tenang aja, untuk Grand Maerakaca dan Museum Kota Lama akan buka kembali besok tanggal 1 Januari 2023 dan untuk Pantai Marina menunggu pengumuman lebih lanjut ya“, lanjutnya.

Seperti diketahui sebelumnya, beberapa titik dikawasan wisata Pantai Marina terendam banjir akibat jebolnya tanggul laut pada Kamis (29/12) lalu.

Perwira Siaga Kodim 0733 Kota Semarang, Kapten Inf Taufik Nur Hidayat mengatakan, ada tujuh titik tanggul laut yang jebol. Untuk mengantisipasi parahnya dampak dari tanggul laut jebol, pihaknya melakukan penutupan sementara menggunakan karung yang diisi dengan pasir.

“Kita akan bergerak sampai nanti tuntas. Informasi yang kita dapat ada 7 titik jebol ya ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita juga untuk menyelesaikan dan membantu masyarakat sini. Intinya kita bergerak cepat dulu bagaimana teratasi baru biasanya keterangan yang lebih detail menyusul,” ujarnya, Kamis (29/12).

Terpisah, Kepala BMKG Stasiun Meterotologi Ahmad Yani, Sutikno dalam keterangannya mengatakan hasil analisis dinamika atmosfer, adanya pertemuan massa udara dingin dari Asia dengan massa udara panas dari Australia meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia termasuk Jawa tengah.

BACA JUGA :   Tarik Kunjungan Wisatawan, Disbudpar Kota Semarang Lakukan Kajian Bangunan Bersejarah

“Berdasarkan kondisi tersebut di atas, BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilatan atau petir dan angin kencang untuk periode 31 Desember – 02 Januari 2023 dapat terjadi di wilayah Jawa Tengah,” kata Sutikno dalam keterangannya, Sabtu (31/12).

Selain Kota Semarang, ada beberapa wilayah yang juga berpotensi diterjang cuaca ekstrem yaitu hujan deras disertai angin dan petir tiga hari ke depan.

(atn)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan