Anak-Anak Isolasi Mandiri? Ini Cara Mendampinginya dari Dokter

ABOUTSEMARANG – Anak-anak tak luput dari risiko penularan Covid-19, terlebih varian Delta B1617.2 disebut-sebut banyak menyerang usia lebih muda.

Saat anak-anak isolasi mandiri, apa saja yang harus dilakukan? Bagi anak-anak isolasi mandiri tentu jadi tantangan tersendiri.

Bukan hanya harus berdiam diri di rumah, mereka juga akan sangat dibatasi interaksinya dengan sesama penghuni jika yang lain negatif.

Dokter Spesialis Anak dari RSIA Bunda Jakarta, dr Dedi Wilson SpA(K) menyebut anak-anak harus selalu didampingi selama isolasi mandiri. “Kalau mendampingi anak dengan Covid-19, kita tetap jaga jarak dan pakai masker,” katanya.

Tidak kalah penting, anak-anak juga perlu mendapat pemahaman tentang penyakit yang tengah menjangkiti tubuhnya. Hal lain yang harus dilakukan antara lain tidak perlu sampai menggunakan alat pelindung diri (APD) saat merawat anak sakit, karena ini hanya akan membuat anak takut dan stres.

Bisa tidur di dekat anak tapi terpisah dengan jarak dua meter. Boleh kontak dengan anak, tapi orang tua harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti sering cuci tangan, pakai masker ganda, dan jaga jarak.

Orang tua perlu memberikan dukungan secara psikologis pada anak agar tidak stres. Jangan stigma anak kalau sedang sakit. Tetap kontak dengan dokter melalui telemedicine atau konsultasi online. Berikan obat-obatan yang telah diresepkan dokter dan ikuti dosis serta petunjuknya.

Bagaimana dengan pengobatan selama isoman Covid-19?

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan