Anggota DPRD Pangkep Tutup Akses Rumah Tahfid Alquran: Terganggu Suara Mengaji

ABOUTSEMARANG – Seorang Anggota DPRD Pangkep Sulawesi Selatan menutup akses jalan masuk rumah tahfiz AlQuran di Jalan Ance Daeng Ngoyo II Kelurahan Masale Kecamatan Panakukang Kota Makassar.

Anggota DPRD Pangkep yang dimaksud yakni Amiruddin. Ia membuat pagar tembok setinggi 3 meter persis di depan rumahnya.

Ironisnya, penutupan akses jalan masuk ini karena anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut merasa terganggu dengan suara mengaji anak-anak penghafal Alquran tersebut.

Akibatnya, anak-anak yang hendak mengaji ke rumah tahfid itu sudah tidak memiliki jalan masuk dan keluar.

Pihak Kepolisian dan RW setempat sudah mendatangi lokasi penutupan jalan itu. Didapati tembok tinggi yang sudah dibangun dan membuat akses ke rumah tahfiz Quran menjadi tertutup.

“Katanya ribut, mengganggu ini penghafal Alquran kalau ia datang ke Makassar,” ungkap Bripka Rais, Bhabin Kamtibmas Kelurahan Masale dikutip Fajar, Jumat (23/7).

Ditambahkan Rais, rumah Tahfidz Alquran ini sebenernya milik salah seorang warga yang sudah dihibahkan kepada masyarakat setempat.

Setiap harinya, Rumah semi permanen tersebut dipakai sebagai lokasi mengaji serta menghafal Alquran, bagi anak kurang mampu.

Namun karena Amiruddin menutup akses jalan, rumah Tahfidz tersebut tertutup tembok. Ini karena rumah anggota DPRD Pangkep ini bersebelahan dengan rumah Tahfiz Alquran tersebut.

Selain itu, diduga oknum Legislator ini ingin menguasai lahan depan rumah tersebut. Rencananya lahan itu akan digunakan sebagai lokasi parkir kendaraannya. Apalagi lokasinya merupakan jalan buntu dan tidak ada rumah lain.

“Kalau saya menilai dia mau kuasai tempat itu, untuk dijadikan lahan parkir. Karena rumahnya pas di sudut, jalan buntu,” ungkap Rais.

Kini pihaknya akan segera menghubungi oknum anggota DPRD Pangkep tersebut, untuk menyelesaikan masalah penutupan sepihak Rumah Tahfiz Alquran ini. (red/fjr)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan