Angin Kencang dan Gelombang Tinggi Terjang Pesisir Demak, Ratusan Warga Pilih Mengungsi

ABOUTSEMARANG – Cuaca ekstrem yang berdampak angin kencang dan gelombang tinggi yang menerjang Pesisir Demak membuat ratusan warga Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, memilih mengungsi, pada Jumat (30/12).

Sebanyak 560 jiwa Desa Bedono, Kecamatan Sayung keluar dan mengungsi ke tempat sanak saudaranya yang lebih aman. Dalam waktu sepekan, belasan rumah hancur dan beberapa diantara hilang tersapu ombak.

Salah seorang warga, Agus Hanif (45), mengaku terpaksa mengungsi di rumah saudaranya di Kelurahan Kaligawe Semarang.

“Ombaknya besar beberapa hari ini. Sudah ada 15 an rumah yang hancur akibat ombak. Ini rencana mau ke Kaligawe, ke rumah saudara,” ujar Agus.

Bahkan, jalan yang menjadi satu satunya akses warga dalam beraktivitas, juga hancur akibat terjangan ombak. Kondisi tersebut, juga memaksa warga untuk menggunakan perahu dalam memindahkan barang berharga yang dibawa serta mengungsi.

“Lha mau gimana lagi, tidak ada akses keluar selain naik perahu. Sebenarnya ya takut gelombangnya tinggi, tapi hanya perahu yang menjadi satu-satunya cara keluar dari rumah,” tambah Hanif.

Angin kencang dan gelombang tinggi yang terjadi dalam waktu sepekan, mengakibatkan belasan rumah hancur. Selain itu, hingga saat ini, tercatat 560 jiwa dari 246 kepala keluarga mengungsi keluar rumah.

“Belum ada rencana apa-apa, yang penting keluarga selamat. Untuk rumah yang rusak, nanti semoga bisa diperbaiki lagi,” pungkas Hanif. (***)

Sharing:

BACA JUGA :   Pusat Kota Demak Terendam Banjir, Sejumlah Ruas Jalan Lumpuh

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan