Atasi Banjir Rob, Tanggul Laut Tambak Lorok Dibangun Akhir Tahun 2022

ABOUTSEMARANG – Pembangunan tanggul laut di kawasan Tambak Lorok, Semarang Utara akhirnya akan direalisasikan pda akhir tahun 2022 ini.

Setelah pembangunannya sempet diwacanakan sejak 2016 silam, akhirnya pembangunan tanggul laut yang menjadi solusi banjir dan Rob di kawasan Semarang Utara ini akan segera terlaksana.

Plt Walikota Semarang, Hevearita G. Rahayu mengatakan lelang pembangunan tanggul laut tersebut sudah dilakukan. Pengerjaan juga akan dilakukan mulai bulan depan. Panjang tanggul laut di Tambak Lorok yang akan dikerjakan mencapai 1,2 kilometer.

“Kalau untuk anggaran dari Kementerian PUPR senilai Rp 300 miliar,” kata Ita, sapaan akrabnya, Sabtu (29/10).

Selain pembangunan tanggul laut, nantinya DPR RI juga akan membantu pembangunan rumah susun disekitar Tambak Lorok. Ita mengaku berterimakasih kepada Pemerintah Pusat dan DPR RI atas bantuan yang diberikan untuk Kota Semarang dalam upaya pengentasan masalah banjir dan Rob kawasan pesisir.

“Di tengah keterbatasan anggaran dan pembangunan IKN, Pemerintah Pusat menyisihkan dana untuk program pengentasan banjir dan rob di Kota Semarang. Ini sangat luar biasa, kami sangat berterimakasih,” ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan masalah banjir Rob di Kota Semarang ini memang bukan hanya permasalahan yang dihadapi Pemkot Semarang saja, melainkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hingga Pemerintah Pusat ikut ambil bagian untuk menyelesaikan masalah ini.

“Jadi Pemkot Semarang melalui DPU tugasnya melakukan pembebasan tanah untuk akses masuk menuju lokasi pengerjaan tanggul laut,” tutur Iswar.

Lebih lanjut, Iswar mengatakan jika proyek pembangunan tanggul laut ini menjadi proyek nasional yang anggarannya menggunakan alokasi dari APBN.

BACA JUGA :   Permudah Layanan Secara Digital, SMC RS Telogorejo Kenalkan Maskot STEVI

“Pemkot Semarang hanya mendampingi pelaksanaan proyek tersebut, semoga saja tanggul laut bisa cepat mengatasi permasalah banjir rob di wilayah pesisir Kota Semarang,” pungkasnya. (***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan