Banjir Lumpuhkan Jalan Pantura Demak – Kudus, Pemerintah Siapkan 3 Jalur Alternatif

ABOUTSEMARANG – Dampak dari bencana banjir membuat lalu lintas di jalan Pantura sepanjang Karanganyar (Demak)-Kudus tetap tidak dapat berjalan normal hingga hari Senin (12 Februari 2024).

Untuk mengatasi situasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Polda Jateng telah menyiapkan rute alternatif bagi para pengguna jalan.

“Jalur pantura di wilayah Karanganyar (Demak) masih tergenang air, dengan ketinggian 1-1,5 meter. Maka, arus lalu lintas kami alihkan melalui jalur alternatif,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, saat meninjau jalur alternatif di Simpang Trengguli, Demak.

Ditambahkan, setidaknya ada tiga jalur alternatif yang dapat digunakan dari arah barat (Semarang).

Jalur alternatif pertama mengikuti rute Semarang-Demak, kemudian belok kiri di Simpang Trengguli. Selanjutnya, melalui jalur Trengguli-Welahan-Margoyoso, dan dilanjutkan ke rute Margoyoso-Kudus-Pati.

Pilihan jalur alternatif kedua disediakan untuk mengatasi kemacetan atau penumpukan kendaraan di rute Margoyoso-Kudus. Dalam hal ini, pengguna jalan dapat mengambil jalur Margoyoso-Jepara-Keling-Tayu-Pati.

Alternatif ketiga, bagi mereka yang datang dari arah barat, dapat melewati rute Semarang-Lingkar Demak. Setelah itu, ambil jalur Demak-Godong-Klambu-Kudus, dan teruskan perjalanan melalui jalur Lingkar Kudus-Pati.

“Bagi masyarakat dari Semarang menunju Surabaya itu kami harapkan tidak melewati Demak, tetapi langsung masuk ke jalan tol Solo-Ngawi-Surabaya. Begitu juga dengan arah sebaliknya,” beber Nana.

Sementara itu, pengalihan atau manipulasi arus lalu lintas juga diterapkan bagi pengguna jalan yang bergerak dari arah timur (Pati dan Kudus) ke arah barat (Semarang). Rute alternatif yang dapat digunakan oleh pengguna jalan menuju Semarang adalah sebagai berikut.

BACA JUGA :   Polisi Menyita Puluhan Kilogram Obat Petasan di Demak

Rute alternatif 1, perjalanan dari Pati-Kudus dialihkan melalui jalur Kudus-Margoyoso.

Selanjutnya, mengikuti rute Margoyoso-Welahan-Trengguli-Lingkar Demak. Setelah itu, melintas di Tol Demak-Semarang dan Semarang-Krapyak.

Rute alternatif 2, dari arah Pati, jika terjadi kemacetan di Margoyoso, maka dialihkan melalui rute Pati-Tayu menuju jalur Keling-Jepara-Margoyoso-Welahan-Trengguli, kemudian melintas di Lingkar Demak dan tol Demak-Semarang.

Rute alternatif 3, dari arah Pati melalui Pati-Lingkar Utara Purwodadi-Godong-Demak-Lingkar Demak-Tol Demak-Semarang.

Sementara itu, bagi pengguna jalan dari Rembang menuju Semarang, dapat mengambil jalur Rembang-Blora-Kunduran-Wirosari-Purwodadi.

Selanjutnya, mengikuti rute Lingkar Utara Purwodadi-Godong-Demak-Lingkar Demak-Tol Demak-Semarang.

“Kami ingin memastikan transportasi Semarang-Pati dan sebaliknya tetap berjalan, sehingga tidak ada kendala logistik. Pengalihan arus agar pengguna jalan tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan nyaman,” kata Nana.

Sementara itu, Bupati Demak, Eisti’anah mengatakan, penanganan banjir di Karanganyar, Demak, masih terus diupayakan. Pengerahan pompa dari Kementerian PUPR juga terus dilakukan.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan