Belajar dari Tewasnya Petugas Telkom, Kapolsek Genuk Himbau Warga untuk Berhati-hati dalam Bekerja

ABOUTSEMARANG – Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Genuk, Kompol Rismanto, S.H., M.H., memimpin petugas piket menuju Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) pada Minggu, 18 Februari 2024, di mana terjadi peristiwa tragis yang menyebabkan kematian Muh Ashadi, berusia 55 tahun, akibat tersengat listrik saat sedang memasang kabel WiFi.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Gebanganom Raya, Kelurahan Genuksari, Kecamatan Genuk, Kota Semarang.

Berdasarkan keterangan saksi, Ashadi bersama putranya, Rully Setya (26), dan dua saksi lainnya, sedang berupaya memasang layanan WiFi Indihome di sebuah kos.

Saat melakukan proses pemasangan, Ashadi naik ke lantai 2 gedung tersebut menggunakan tangga.

Namun, ia ditemukan mengalami luka bakar dan tersengat listrik.

Putra Ashadi, mendengar suara letupan dari lantai atas dan pergi untuk memeriksa ayahnya, hanya untuk menemukan kejadian tragis tersebut.

Saksi ketiga, Wahyu (34), kemudian dihubungi dan melaporkan kejadian ini ke Kepolisian Sektor Genuk.

Petugas polisi bersama tim medis dan penyelamat segera tiba di lokasi untuk menyelidiki dan mengevakuasi korban.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dr. Alvin Lutvinah dari Puskesmas dan Inafis Polrestabes Semarang, Ashadi dinyatakan meninggal dunia karena dugaan tersengat listrik. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Kompol Rismanto menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga Ashadi dan menekankan pentingnya untuk selalu mengikuti protokol keselamatan saat menangani peralatan listrik.

“Kejadian tragis ini menjadi pengingat akan bahayanya bekerja dengan listrik tanpa pengetahuan dan tindakan pencegahan yang tepat,” kata Kompol Rismanto.

Polisi akan terus menyelidiki penyebab kematian Ashadi untuk mencegah kejadian serupa di kemudian hari.***

Sharing:

BACA JUGA :   Sejumlah Lapak PKL di Jalan Yos Sudarso Kota Semarang Digusur

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan