Berbahaya! Seberang Rel Kereta Api, Pengendara Angkat Sepeda Motor Hindari Penyekatan Jalan

ABOUTSEMARANG – Akibat penyekatan jalan saat pemberlakuan PPM Darurat, sejumlah pengendara harus berputar dan mencari jalan pintas.

Tak ayal, para pengendara pun harus melakukan tindakan yang berbahaya seperti angkat sepeda motor untuk menyebrangi rel kereta api secara ilegal.

Seperti yang terjadi di Desa Adidarma Kecamatan Gunung Jati Cirebon, pengendara dibantu warga sekitar harus angkat sepeda motor menyebrang rel untuk menghindari penyetakan jalan.

Menurut Harnoko, warga setempat setiap harinya ratusan pengendara harus angkat sepeda motor untuk menyeberang rel kereta tersebut. Pengendara yang ingin melintas dibantu oleh warga setempat untuk angkat sepeda motor.⁣

Pengendara yang angkat sepeda motor melintas rel ini sebenernya ingin masuk ke Kota Cirebon untuk menghindari penyekatan di Pos Bakorwil Krucuk.

“Pengendara yang ingin melintas dibantu oleh warga setempat. Setiap hari ada ratusan motor yang lewat sini,” ujar Harnoko, Rabu (14/7).⁣

Warga menjelaskan untuk jasa angkat sepeda motor, dikenakan biaya Rp10.000. namun ada juga yang memberikan uang seikhlasnya bagi yang memang tidak mampu.⁣

“Biaya mengangkut motor ini dikenakan 10 ribu. Tapi, bagi yang memang tidak mampu bisa seikhlasnya saja ,” kata Harnoko.⁣

Menurut Harnoko, dengan adanya pengendara yang melewati jalan pintas dengan angkat sepeda motor ini, warga perumahan sekitar sempat protes. Namun, pihaknya melakukan koordinasi dan memberikan pengertian kepada warga.⁣

“Kita sudah koordinasi dan memberikan pengertian dengan warga Pilang Perdana. Sebelumnya sempat ada penolakan,” bebernya.⁣

Harnoko mengungkapkan bahwa pengendara yang melintas merupakan para pekerja. Hal ini untuk sama-sama membantu. ⁣

“Kita ingin membantu, kan mereka juga ingin bekerja dari uang,” pungkasnya. (AC212)

Artikel ini sebelumnya sudah tayang di www.aboutcirebon.id

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan