Beredar Uang Palsu di Pasar Ngaliyan, Polisi Tangkap 3 Tersangka

ABOUTSEMARANG – Petugas Reskrim Polsek Ngaliyan Polrestabes Semarang menangkap tiga orang pengedar uang palsu yang kerap beraksi di pasar tradisional.

Salah satu tersangka diketahui seorang wanita yang bertugas untuk membelanjakan uang palsu. Tersangka bernama Sri Lestari (42 tahun) warga Kaligading Boja Kabupaten Kendal ini ditangkap saat membelanjakan uang palsu di seorang pedagang ikan di jalan Beringin Tambak Aji Ngaliyan.

Kapolsek Ngalian, Kompol Cristian Crishe Lolowang menjelaskan jika penangkapan pengedar uang palsu ini setelah menerima aduan masyarakat terkait adanya temuan peredaran uang palsu di Pasar Ngaliyan.

“Kami pantau pelaku wanita. Saat akan beraksi lagi di Pasar Ngaliyan, langsung kami sergap, dari penangkapan kita sita beberapa lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu dan beberapa lembar uang asli,” ujar Kompol Cristian saat pers rilis, Selasa (24/8).

Petugas yang melakukan pengembangan kemudian menangkap Heru Kuswanto (27 tahun) warga Bantir Candiroto Temanggung di terminal Boja, dan Didik Haryadhi (64 tahun) warga Tlogosari Kulon Pedurungan Kota Semarang.

BACA JUGA: Tersangka Pelemparan Batu Beraksi Ratusan Kali, Mengaku Dibayar Seseorang

Tersangka Didik ini yang merupakan residivis atas kasus yang sama yang juga sekaligus otak penyebaran uang palsu ini.

Sementara itu, tersangka Didik mengaku jika uang palsu tersebut dibelinya dari seseorang dari Jambi. Ia membeli uang Rp 5 juta palsu dengan membayar uang Rp 1 juta asli.

“Pengakuannya dapat dari seseorang di Jambi. Ini masih terus kami kembangkan. Sedangkan yang terbaru ini, ia baru membeli uang palsu 30 juta,” ungkap Kapolsek.

Dari penindakan tersebut, petugas menyita barang bukti uang palsu sejumlah Rp 12,2 juta.

Petugas pun masih mengembangkan kasus ini, karena diduga uang palsu dari tersangka Didik ini juga diedarkan di kawasan Genuk hingga ke Yogyakarta.

Dalam kasus ini tersangka dijerat Pasal 36 ayat (3) UU RI No.7 Tahun 2014 tentang mata uang dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan