Beri Kemudahan ke Pengguna, BRT Trans Jateng Kini Hadir dengan Layanan QRIS

ABOUTSEMARANG – Pengguna Bus Rapid Transit Trans Jateng (BRT Trans Jateng) diberi kemudahan dengan insentif tarif dan kehadiran layanan QRIS.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mana untuk insentif tarif sendiri diberikan kepada pengguna berstatus pelajar/mahasiswa, pekerja, dan veteran.

Ganjar sendiri mengatakan untuk tarif BRT Trans Jateng sangat murah karena untuk penumpang umum hanya dikenakan tarif sebesar Rp 4 ribu baik jarak perjalanan jauh maupun dekat.

Sementara untuk veteran, pelajar/mahasiswa, dan pekerja diberikan insentif tarif menjadi Rp 2 ribu.

“Tarif yang sangat murah, yakni Rp 4.000 untuk penumpang umum (jauh-dekat) dan Rp 2.000 untuk veteran, pelajar/mahasiswa, dan pekerja,” kata Ganjar dalam keterangannya, Selasa, 20 Desember 2022.

Tak hanya itu, Ganjar juga memberikan insentif dan kemudahan bagi pemilik atau pengusaha transportasi umum, baik pengaturan rute sampai perizinan.

“Yang kami operasionalkan langsung itu angkutan aglomerasi BRT Trans Jateng. Sudah ada 6 koridor nanti 2023 akan dibuka satu koridor lagi. Busnya milik penyedia layanan, jadi kami beli layanan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jateng Henggar Budi Anggoro.

Seperti diketahui, untuk saat ini ada sebanyak enam koridor yang sudah beroperasi antara lain Koridor 1 Bawen (Ungaran)-Tawang (Semarang), Koridor 2 Bulupitu (Purwokerto)-Bukateja (Purbalingga), Koridor 3 Bahurekso (Kendal)-Mangkang (Semarang).

Koridor 4 Surakarta-Sragen, Koridor 5 Kutoarjo (Purworejo)-Borobudur (Magelang), dan Koridor 6 Halte Penggaron (Semarang)-Terminal Godong (Grobogan).

Dari keenam koridor yang berjalan itu, kata Henggar, ada 101 armada BRT Trans Jateng yang beroperasi.

BACA JUGA :   Kemenhub Resmi Atur Tarif Ojol, Berikut Daftar Tarif di Beberapa Daerah

Sebanyak 98 armada beroperasi secara normal dan 3 armada sebagai cadangan jika bus yang lain mengalami masalah.

Sementara itu, pada 2023 mendatang, ditargetkan BRT Trans Jateng akan memiliki rute baru yaitu rute Surakarta-Wonogiri. Hal itu sejalan dengan pengembangan sistem pembayaran nontunai melalui QRIS dan aplikasi Si Anteng.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan