Beri Wadah Ekspresi Diri, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNDIP Gelar Parama Festival via Daring

Aboutsemarang.Id,- Demi menjaga produktivitas ditengah pandemi, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNDIP gelar Parama Festival 2021 sebagai ajang pengembangan potensi diri atau life skills dengan melalui kegiatan lomba dan webinar.

Lomba yang digelar serempak pada 12 April 2021 lalu, memiliki model pengiriman karya lomba secara daring yang memudahkan para peserta dari seluruh kota di Indonesia untuk berpartisipasi dalam kegiatan.

Mengangkat tema besar ‘The Power of Communication to Elevate Society,’ Parama Fest berhasil menjadi wadah bagi pemuda Indonesia untuk kritis terhadap isu bernada marjinalisasi.

Adapun tema itu kemudian dikembangkan dan ditampung dalam sub tema kegiatan lomba Parama yang terdiri dari Fotografi, Podcast, Infografis, dan Opinion writing, yang berhasil menarik partisipasi pemuda Indonesia dari banyak daerah.

Tak hanya itu, Parama Festival juga berhasil memberikan wadah untuk berdiskusi mengenai ‘Digital Marketing’ dan ‘Public Speaking’ yang diadakan pada Sabtu, 29 Mei 2021.

Menggandeng pembicara yang andal dibidangnya, webinar Parama sukses mendapat respon positif dari para peserta yang ditunjukan dengan keterlibatan untuk mengajukan pertanyaan kepada pembicara ‘Digital Marketing’ yakni Ghinar Panigoro dan
Fransiska Sonia Rickiyanto, selaku pembicara ‘Public Speaking’.

Dilanjut dihari kedua, Parama Fest sukses gelar awarding day secara daring pada Minggu, 30 Mei 2021 via zoom meeting.

Awarding Day Parama Festival via Zoom Meeting/Dok. Parama Festival 2021//

Acara ini dimaksudkan untuk mengumumkan pemenang dari ke-empat lomba sekaligus menjadi puncak acara dari Parama.

Dimulai dengan sambutan ketua Parama Festival 2021 yakni Nicho Putera kepada para peserta. Nicho memberikan ucapan terimakasih karena peserta berkenan hadir dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan Parama Festival 2021.

Dosen Komunikasi Undip, Muhammad Bayu Widagdo S.Sos. M.I.Kom, selaku perwakilan program studi S1 Komunikasi Universitas Diponegoro sekaligus dosen pengampu mata kuliah Event Management, juga bergantian memberikan sambutan.

“Parama Festival ini adalah praktikum kuliah Event Management. Karena sekarang ini, kuliah harus didekatkan dengan ‘Real Life’,” katanya.

Bayu juga mengatakan bahwa mahasiswa komunikasi harus mampu melakukan praktikum sesuai dengan apa yang dipelajari dibangku perkuliahan.

“Tidak hanya mampu memahami secara teoritik, tetapi juga mampu mempraktiknya,” imbuh Bayu.

Ia juga mengatakan dalam situasi yang kurang menguntungkan ini, Ilmu Komunikasi Undip menginginkan untuk tetap berkiprah dalam dunia industri kreatif serta menebar energi positif meski dilakukan secara daring.

Pengumuman diawali dengan membacakan pemenang lomba Podcast yang diurutkan menjadi pemenang juara satu, dua, dan tiga yang kemudian dilanjutkan pada lomba lain.

Tak hanya mengumumkan pemenang lomba saja, peserta juga diminta untuk menjelaskan ide brilian yang diangkat serta apa yang memotivasi mereka untuk membicarakan, menulis maupun memotret isu yang ada disekitar. ***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan