Bermodus Carikan Kerja, Pelamar Diperkosa dan Dipukuli

ABOUTSEMARANG – Bermodus carikan kerja, seorang wanita berinisial Dn (20 tahun) warga Kecamatan Pekalongan Utara diperkosa seorang pria berinisial BK (23 tahun) warga Karanganyar Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan.

Bahkan sebelum melakukan tindak kejahatan tersebut. Tersangka sempat melakukan pemukulan.

Namun demikian, dalam waktu kurang dari sembilan jam, aksi tersangka yang bekerja sebagai nelayan ini terungkap dan kini sudah berada di sel tahanan Mapolres Pekalongan.

Hal ini disampaikan Kapolres Pekalongan, AKBP Dr Arief Fajar Satria saat menggelar konferensi pers terkait tindak perkosaan dan pencurian dengan kekerasan yang berlansung di halaman depan Mapolres setempat, Selasa (24/8).

Data yang ada, sebelumnya tersangka mengunggah status Facebook di group ‘’Info Loker Pekalongan dan Sekitarnya’’. Dalam unggahannya, lowongan kerja khusus untuk perempuan dengan usia 19 – 25 tahun dan setiap bulan digaji Rp 2,5 juta.

Beberapa hari kemudian, unggahannya tersebut mendapat respon dari pembaca yakni korban Dn dan terjadi komunikasi. Saat itu, pelaku mengaku sebagai pemilik warung makan yang berada di daerah Pemalang.

“Selanjutnya tersangka kembali berkomunikasi dengan korban dan menyatakan lamarannya diterima,’’ ujar Kapolres Pekalongan yang didampingi Kasatreskrim dan Kasubab Humas.

BACA JUGA: Pembunuhan Wanita Hamil di Kos-kosan, Tersangka Injak Korban Hingga Janin Nyaris Keluar

Beberapa hari kemudian, tersangka mengatakan akan menjemput korban dengan mobil pada malam hari dan setelah berada di dalam mobil perjalanan menuju ke arah Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan.

Alasannya, tersangka akan menjemput calon karyawan lainnya yang tinggal di daerah tersebut. Pada saat berada di jalan raya Sibelis Desa Tenogo Kecamatan Paninggaran tiba-tiba tersangka BK menghentikan laju mobil dan melakukan aksi bejatnya untuk memperkosa korban.

Tidak Berdaya Saat itu, korban berusaha melawan namun tersangka malahan mencekik dan menganiaya korban hingga tak berdaya.

Setelah itu, tersangka bermaksud membeli bensin di salah satu warung yang tak jauh dari tempat kejadian. Kesempatan ini digunakan korban untuk meminta tolong dengan cara menggedor kaca mobil hingga beberapa orang yang ada di warung mendengar dan melihatnya.

Namun demikian, tersangka sempat menjelaskan kepada mereka jika orang yang ada di dalam mobil sedang kesurupan dan mau diajak berobat.

Tapi korban bisa keluar dari mobil melalui pintu dan langsung berteriak minta tolong, sedangkan tersangka sangat ketakutan.sehingga langsung melarikan diri.

Saat kabur, tersangka sempat berhenti di jembatan sungai pencongan lalu mengamankan barang-barang berharga milik korban seperti dompet yang berisi uang dan Hp.

Sedangkan sejumlah barang lainnya seperti tas dibuang di sekitar sungai pencongan dan tersangka lalu pulang ke rumahnya.

Sementara itu, Korban yang masih dalam keadaan syok kemudian ditolong orang yang berada di sekitar warung dan diantarkan ke kantor polisi setempat.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan