Covid-19 Vietnam Memburuk, Aturan Pembatasan Ketat Diperpanjang

ABOUTSEMARANG – Setelah sempat mengumumkan bebas Covid-19 dan menahan pandemi virus pada awal tahun lalu, Vietnam kini justru sedang memerangi wabah Covid-19 terburuknya.

Menurut pemerintah setempat, Mulai Senin (2/8) Vietnam akan memperpanjang pembatasan ketat terhadap pergerakan di Kota Ho Chi Minh dan 18 kota serta provinsi lainnya di seluruh wilayah selatan selama dua minggu lagi.

Vietnam sedang menghadapi penyebaran infeksi cepat yang menyebabkan pembatasan pergerakan di sepertiga wilayah negara itu. Tercatat total sebanyak 145.000 kasus dan 1.306 kematian, 85 persen di antaranya tercatat selama sebulan terakhir.

“Otoritas Kota Ho Chi Minh dan tempat-tempat lain harus mendesak warga untuk tinggal di tempat mereka berada dan secara ketat mengikuti pembatasan,” kata pernyataan pemerintah Sabtu (31/7) dikutip Reuters.

BACA JUGA : Razia Karaoke Langgar PPKM Level 4 Diduga Bocor, Satpol PP dan Pengelola ‘Kucing-kucingan’

Negara Asia Tenggara itu melaporkan 8.624 infeksi baru pada Sabtu malam, dengan sebagian besar kasus yang dikonfirmasi terdeteksi di selatan, terutama Kota Ho Chi Minh di mana langkah-langkah jarak sosial telah diberlakukan sejak 31 Mei.

“Pelaksanaan pembatasan di kawasan adalah untuk menciptakan sabuk pengaman di sekitar Kota Ho Chi Minh dan tidak membiarkan epidemi menyebar lebih jauh,” kata Vu Duc Dam, wakil perdana menteri dan kepala gugus tugas Covid-19.

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. It’s very trouble-free to find out any matter
    on net as compared to textbooks, as I found this post at this website.

Tinggalkan Balasan