Deteksi Virus Covid-19 7 Sekolah di Jakarta Ditutup, Ini Daftanya

ABOUTSEMARANG – Kasus positif virus Covid-19 kembali terjadi di lingkungan sekolah. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan ada tujuh sekolah ditutup lantaran ditemukan kasus Covid-19. Salah satunya SMA 71 yang terkonfirmasi Omicron.

“Kemarin setidaknya sudah ada 7 sekolah yang kita tutup untuk sementara waktu. Nanti kita lihat perkembangannya memang belum ditutup semuanya, karena Jakarta masih memenuhi syarat untuk melaksanakan PTM 100 persen secara terbuka,” kata Riza di Balai Kota Jakarta, Kamis (13/1).

“Kecuali memang sekolah-sekolah, kelas yang memang dipastikan ada pandemi covid di situ,” sambung dia.

Namun, Riza tak merincikan sekolah-sekolah yang ditutup. Dia juga tidak menyebutkan jumlah siswa dan guru yang terpapar Covid-19. Ia hanya menyampaikan lama waktu penutup tergantung temuan kasus positif Covid-19.

Baca Juga : Bikin Bingung Masyarakat, Polri Bakal Ubah Warna Seragam Satpam Jadi Krem

“Jadi itu tergantung ya kasusnya di bawah 5 persen itu 5 hari, kalau di atas 5 persen itu 14 hari,” lanjutnya.

Dilansir dari Tempo.com, total data yang diterima yakni ada enam siswa yang terinfeksi Covid-19 di Jakarta Selatan. Kemudian satu guru juga terpapar.

Berikut daftarnya:

1. 6 Januari 2022 – SMP Labschool positif 1 siswa

2. 10 Januari 2022 – SMP Islam Andalus positif 1 siswa (orang tanpa gejala/OTG)

3. 11 Januari 2022 – SMA Labschool positif 1 guru dan 2 siswa

4.11 Januari 2022 – SMK Asisi positif 1 siswa

5. 12 Januari 2022 – SMP Azhari Islamic School Rasuna positif 1 siswa

Selain itu, SMK Islam Andalus dan PKBM Al Andalusia pun ditutup. Sebab, dua sekolah ini satu gedung dengan SMP Islam Andalus.

Perlu diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejak 3 Januari 2022. Dalam pelaksanaannya, kapasitas ruang kelas bisa terisi 100 persen dengan durasi belajar 6 jam.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Nahdiana menyebut ketentuan itu merujuk SKB empat menteri Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021, serta SK Kepala Dinas Pendidikan Nomor 1363 Tahun 2021.

Selain itu, juga daerah dengan capaian vaksinasi dosis dua pada lansia di atas 50 persen, serta vaksinasi terhadap peserta didik yang terus berlangsung sesuai ketentuan perundang-undangan di tingkat kabupaten atau kota.

“PTM Terbatas dilaksanakan setiap hari. Jumlah peserta didik dapat 100 persen dari kapasitas ruang kelas dengan lama belajar paling banyak 6 jam pelajaran per hari. Protokol kesehatan harus menjadi perhatian utama bagi seluruh warga sekolah,” kata Nahdiana, Minggu (2/1). (atn)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan