Dirnarkoba Polda Metro Jaya Sebut Irjen Teddy Minahasa Ganti Sabu dengan Tawas

ABOUTSEMARANG – Polda Metro Jaya menetapkan 11 tersangka dalam kasus peredaran gelap narkoba yang menjerat Irjen Teddy Minahasa Putra.

Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa menjelaskan jika 11 tersangka itu terdiri dari enam warga sipil dan lima lainnya adalah anggota Polri.

“Jumlah tersangka 11,” kata Mukti Juharsa di Polres Metro Jakarta Pusat, Jumat (14/10).

Enam warga sipil yang berstatus tersangka yakni berinisial HE, AR, L, A, AW, dan DG.

Sedangkan lima anggota Polri yakni Irjen TM (Teddy Minahasa), Aipda AD, Kompol KS, Aiptu J, dan AKBP D.

Irjen Teddy Minahasa merupakan Kapolda Sumatera Barat yang baru saja dipromosikan sebagai Kapolda Jawa Timur.

Teddy rencananya akan serah terima jabatan Kapolda Jatim pada pekan depan.

Kemudian, Aipda AD merupakan anggota aktif Polres Metro Jakarta Barat, Kompol KS yang menjabat sebagai Kapolsek Kalibaru, Aiptu J anggota Polsek Tanjung Priok, dan AKBP D yang merupakan mantan Kapolres Bukittinggi, Sumatera Barat.

Dalam kasus ini, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat 3 sub Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 Jo Pasal 55 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebelumnya, Mukti juga mengungkapkan bahwa barang bukti narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram itu diambil atas perintah langsung dari Teddy.

Sabu seberat 5 kilogram itu kemudian diganti dengan tawas sebagai upaya kamuflase.

Mukti juga menyebut Teddy berperan sebagai pengendali dari penjualan narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram tersebut.

“Keterlibatan Irjen TM Kapolda Sumbar sebagai pengendali barang bukti seberat lima kilo sabu dari Sumbar,” kata Mukti di Polres Jakarta Pusat, Jumat (14/10).

BACA JUGA :   Bantah Narasi Soal Tilang Stut Motor, Ini Penjelasan Polda Metro Jaya

(ard)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan