Disdik Kota Semarang Masih Diam Soal Permintaan Hendi Terkait Sanksi DO Tiga Siswi Pelaku Perundungan

ABOUTSEMARANG – Menanggapi kejadian perundungan yang dilakukan oleh 3 orang siswi kepada temannya sendiri, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memperintahkan Dinas Pendidikan bertindak tegas.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang meminta agar ketiga siswi SMP tersebut dikeluarkan atau drop out (DO) dari sekolah karena melakukan pengeroyokan dan perundungan terhadap temannya.

“Oknum itu harus diberi sanksi yang tegas. Pak Kepala Disdik dan Kapolrestabes saya dukung. Kepada Kepala Disdik, sudahlah Pak (Pelaku) dikeluarkan saja dari sekolahnya. Suruh pindah ke sekolah lain yang membuat mereka jera,” ucap Walikota beberapa waktu lalu.

Namun, hingga saat ini Dinas Pendidikan Kota Semarang belum mau berkomentar perihal perintah Walikota tersebut.

“Pak Walikota kan sudah memberi statement, dewan pendidikan juga sudah memberi statement. Kalau saya juga berstatement malah rancu,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri, Jumat (27/5).

Gunawan memang belum mau memberikan komentarnya terkait sanksi tersebut agar tidak ada kesalahpahaman. Saat ini, pihaknya memang tengah menjamin dan melindungi hak pendidikan bagi pelaku dan korban.

“Kita juga sedang konsentrasi menumbuhkan psikologi dari anak baik pelaku maupun korban,” tuturnya.

(atn)

Sharing:

BACA JUGA :   Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya Hari Ini Kamis, 13 Juni 2024

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan