DKK Semarang Umumkan Vaksin Booster Kedua Dibuka Untuk Umum

ABOUTSEMARANG – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang umumkan vaksinasi Covid-19 booster kedua atau vaksin keempat telah dibuka untuk masyarakat umum. Hal itu juga diumumkan langsung melalui akun media sosial instagram @dkksemarang.

Vaksin booster kedua ini salah satunya diadakan di Lobby Kantor Walikota, Balaikota Semarang pada 24-27 Januari 2023 mulai pukul 08.00-12.00. Vaksin yang disediakan yakni pfizer dan indovac.

Setiap harinya, DKK menyiapkan 100 dosis vaksin untuk masyarakat yang melakukan vaksin di Balaikota Semarang.

Masyarakat yang akan melakukan vaksin kedua di Balaikota ini bisa langsung datang dengan menunjukkan bukti serifikat vaksin atau mendaftar melalui victori.semarangkota.go.id.

Selain booster kedua, pelayanan vaksinasi di balai kota juga diperuntukkan bagi masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi dosis pertama, kedua, maupun booster pertama.

Terpantau, sejumlah pegawai Pemerintah Kota Semarang melakukan vaksinasi booster kedua di balai kota, Selasa (24/1).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Indriyasari mengaku sengaja melakukan vaksin booster kedua di Lobby Walikota karena belum banyak antrian dari masyarakat. Iin, sapaann akrabnya, mengaku mengetahui adanya vaksinasi booster kedua ini dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang.

“Saya tahu dari Pak Hakam (Kepala DKK), makanya ini langsung kesini (lobby Walikota) kan kebetulan juga masih satu Komplek dengan kantor (Bapenda),” kata Iin, saat ditemui usai vaksin di Lobby Walikota, Selasa (24/1).

Iin mengaku sejak vaksinasi Covid-19 pertama hingga ketiga atau booster pertama, ia tidak mengeluhkan adanya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) yang berarti. Bahkan ia mengaku usai vaksin pertama justru nafsu makannya bertambah. Sementara vaksin kedua sama sekali tidak ada gejala dan vaksin ketiga atau booster pertama ia hanya merasakan sedikit pegal pada bahu bekas suntikan.

BACA JUGA :   Ribuan Napi Lapas Semarang Jalani Vaksinasi Booster

“Saya ini kebal banget mba, ga ada rasa sakit apapun setelah vaksin bahkan demam atau apa juga enggak. Semoga yang ke booster kedua ini juga aman,” akunya.

Iin mengatakan sebagai pegawai yang bekerja melyani masyarakat, dirinya harus sehat terlebih dahulu. Untuk itu, dirinya sangat antusias mengikuti booster kedua sedini mungkin.

“Kita kan pelayan masyarakat, kita beri contoh yang baik ke masyarakat. Selain itu agar badan juga fit terhindar dari Covid-19,” bebernya.

Sementara itu, Intan (59) warga kelurahan Bendungan, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang yang juga mengikuti vaksin booster kedua ini mengatakan, dirinya mengikuti vaksinasi untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga.

“Vaksin ini penting untuk menjaga imunitas. Agar kita terlindungi,” kata Intan.

Ia menceritakan pada gelombang pertama adanya Covid-19 yakni di tahun 2020, ia dan keluarganya terpapar Covid dan harus menjalani masa isolasi. Untuk itulah, vaksin dianggapnya sangat penting untuk melindungi diri.

“Dulu isolasi sampai tiga bulan. Maka dulu vaksin pertama sampai ketiga selalu ikut,” bebernya.

Intan mengaku mengetahui adanya vaksinasi booster kedua ini dari aplikasi PeduliLidungi yang ia miliki. Setelah ada informasi tersebut pihaknya langsung mencari lokasi yang menyiapkan vaksinasi booster kedua.

“Saya tahunya dari PeduliLindungi, makanya langsung kesini untuk vaksin,” tandasnya. (***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan