DPRD Kota Semarang Sebut 4 Usulan Raperda Ditargetkan Selesai dalam Dua Bulan

ABOUTSEMARANG – Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman menargetkan penyelesaian empat Raperda akan selesai dalam waktu dua bulan.

Pilus, sapaan akrabnya, mengakui saat ini kinerja dari anggota dewan lebih fokus dalam menyelesaikan tugas termasuk dalam pembuatan rancangan Perda.

“Empat usulan yang akan dirapatkan oleh para pansus yakni Raperda tentang minuman beralkohol, pemberdayaan perempuan, penarikan pajak retribusi, serta Raperda tentang pengelolaan barang milik daerah,” tutur Pilus, usai memimpin rapat di ruang sidang paripurna, Senin (13/2).

Semua Raperda tersebut, lanjut Pilus, dinilai sama penting. Misalnya, Raperda mengatur minuman beralkohol, jika tidak dibuatkan Perda maka dikhawatirkan peredaran minuman beralkohol justru merusak citra kota. Dalam Perda yang sedang digodok tidak langsung melarang tentang peredaran minuman beralkohol, namun akan diatur sehingga tidak merugikan pihak manapun.

“Jika sudah ada aturan maka masing-masing pengelola bisa menyampaikan kepada pengunjung dan pengunjung juga sudah paham sanksi, jadi itulah gunakan aturan atau Perda,” pungkasnya.

Sedangkan, perda penarikan pajak retribusi, merupakan salah satu usulan dari Pemkot Semarang. Hal tersebut dilakukan karena pada tahun 2024, pemerintah daerah di seluruh Indonesia sudah wajib memiliki Perda Penarikan Pajak dan Retribusi.

Pihaknya juga mengusulkan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah berkaca pada banyaknya aset-aset dimiliki oleh Pemkot Semarang. (***)

Sharing:

BACA JUGA :   Walikota Semarang Bersinergi Dengan Kejari Kota Semarang Untuk Dorong Pengembangan BUMD

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan