Dukun, Solusi Terbaik Permasalahan Masyarakat Indonesia?

Aboutsemarang.Id,- Baru-baru ini warganet digemparkan dengan mayat bocah 7 tahun asal Temanggung Jawa Tengah, yang disimpan orang tuanya selama kurang lebih 4 bulan

Adapun menurut laporan, kisah berawal dari sang bocah berinisial ALH yang menjadi korban dari ruwatan abal-abal dari sang dukun berinisial H (56 tahun) dan asistennya B (43 tahun) yang mengatakan bahwa penyebab ALH menjadi anak nakal adalah karena ia keturunan dari genderuwo

Alih-alih menampik pernyataan tersebut, kedua orang tua ALH yakni ayahnya M (43), dan ibu kandung korban S (39) justru mempercayai perkataan sang dukun dan menyetujui prosesi ruwatan

Proses ruwatan pertama dilakukan dengan memaksa korban memakan cabai dan bunga mahoni, untuk mengetahui apakah ALH keturunan genderuwo atau tidak. Apabila nantinya ALH merasakan pahit maka dia bukan keturunan genderuwo namun jika tidak maka perlu dilakukan prosesi ruwatan kedua

Ternyata ALH tak merasakan indera pengecapannya pahit, maka H dan B memutuskan untuk melakukan prosesi ruwatan kedua yakni dengan menenggelamkan kepala ALH kedalam air sampai tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia

Lalu mengapa masyarakat masih mempercayai dukun? jawabannya adalah karena kepercayaan masyarakat

Menurut Sosiolog Universitas Gajah Mada, Sunyoto Usman menjelaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap mistis terbilang masih sangat tinggi, hal itu karena faktor sejarah dan budaya yang ada di Indonesia juga mengandung unsur mistis di dalamnya.

Adapula untuk perkara ini, permasalahan ada pada pola pikir korban. Mereka yang percaya hal mistis seolah tak lagi bisa mencari jalan keluar dari suatu masalah sehingga memutuskan pergi ke orang-orang yang dikatakan memiliki kemampuan “lebih”

Bahkan, ketika masyarakat sudah menaruh kepercayaan pada orang yang memiliki kemampuan mistis, maka, akal sehat mereka seolah menghilang. Sehingga, semua perintah dari dukun dianggap sebagai kebenaran dan harus dilakukan

Padahal, seringkali orang-orang yang dikatakan memiliki kemampuan mistis belum pernah terbukti kebenarannya. Bahkan banyak sekali kebohongan atau tipu daya yang dapat dijumpai dari praktik-praktik perdukunan ini

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan