Event Borobudur Marathon 2021 Digelar, Ganjar Minta Penyelenggara Fokus Pada Ini

ABOUTSEMARANG – Event lari Borobudur Marathon 2021 dipastikan digelar. Untuk itu Borobudur Marathon hadir untuk menyapa para pelari, melihat antusias dan kesiapan para pelari mengikuti event lari.

Dalam live IG @bankjateng dan zoom, beberapa waktu lalu, dikomunikasikan rencana dan kesiapan event lari tahunan tersebut.

Kegiatan diikuti Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Dirut Bank Jateng Supriyatno, Budiman Tanuredjo, dan Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An.

Selain itu hadir pula Sekjen Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI)Tigor Tanjung, Medical Director Andi Kurniawan selaku serta dua finisher elite 2020 Betmen Manurung dan Pretty Sihite.

”Saya ingin bersama-sama bisa menjaga marwah dari Borobudur Marathon. Sehingga tidak hanya menjadi event yang ditunggu-tunggu di Jateng, di Indonesia, tetapi juga di dunia. Borobudur Marathon tidak hanya tentang lari, tetapi juga menjaga sport tourism,” ujar Ganjar Pranowo dikutip Suara Merdeka.

Ganjar juga menyampaikan pesan untuk para peserta Borobudur Marathon Virtual Challenge (BMVC) Series, untuk tetap semangat berlatih dan bisa memperoleh hasil terbaik.

BACA JUGA: Menag Jadikan Borobudur Rumah Buddha Dunia, Ini Kata Ganjar

Penerapan protokol kesehatan tentunya tidak lepas dari perhatian pada tahun 2021, protokol kesehatan diperhatikan, mulai dari protokol, alur pelaksanaan, lokasi, hingga kewajiban swab test untuk seluruh atlet dan penyelenggara.

Pada tahun 2021, penerapan protokol kesehatan juga tetap akan menjadi fokus utama dan dipersiapkan untuk menjadi semakin baik.

“Kita semua, harus bangga karena di tengah marathon dunia yang tidak bisa dilaksanakan selama pandemi, Borobudur Marathon tahun lalu bisa terlaksana, bahkan sebelum Tokyo 2020,” ujar Budiman Tanurejo.

Di Borobudur Marathon 2021, Bank Jateng kembali memberikan dukungannya terhadap program-program yang disiapkan, tentunya selain untuk terus menumbuhkan ekosistem lari di Indonesia, mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.

Melalui program-program yang disiapkan, perhatian tidak lepas kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Tengah, khususnya di Magelang.

”Borobudur Marathon bukan lagi milik kami, bukan milik beberapa orang saja tetapi milik bersama. Tentunya Bank Jateng memiliki harapan dan mengupayakan agar penyelenggaraan event lari yang sudah mendunia ini, memberikan dampak yang positif untuk masyarakat Jawa Tengah,” ujar Supriyatno.

Selain itu, Liem Chie An menyampaikan harapannya agar masyarakat Jawa Tengah dan Magelang juga bisa mendukung terselenggaranya Borobudur Marathon. ”Kita semua terus berharap dan berdoa untuk segala persiapan,” tandas Liem.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan