Fakta Baru Mahasiswa Gantung Diri di Stadion Bima Cirebon Diungkap Ayahnya

ABOUTSEMARANG – Kasus gantung diri mahasiswa bernama Ananda Fadli di Stadion Bima Kota Cirebon terungkap fakta baru.

Orang tua Ananda, Abdul Basit mengungkapkan jika anaknya ini mengaku depresi karena terancam drop out dari kampus. Hal ini karena skripsi harus dikerjakan dalam waktu 4 bulan.

“Depresi karena tugas skripsi, harus 4 bulan dikerjakan jika tidak drop out dari kampus,” ujar Abdul Basit kepada wartawan saat proses pemakaman anaknya.

Tidak hanya itu, Abdul Basit yang juga kepala Desa (Kuwu) Kendal Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon ini juga menduga jika anaknya juga memiliki masalah asmara dengan pacarnya.

“Tapi ini yang terasa sekali ada masalah sama pacarnya,” tambah Basit

BACA JUGA: Kasus Gantung Diri Mahasiswa di Stadion Bima Bukan Pembunuhan, Ini Kata Polisi

Ia pun mengaku jika kontak terakhir dengan anak ketiganya ini pada hari Kamis (19/8) lalu.

“Pas mau pergi malam kamis, ngomong mau ke kota urusan skripsi, dia kan ulang tahun pas 17 agustus nya,” tutupnya.

Jasad Ananda Fadli pun sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Kendal, Minggu (22/8).

Sebelumnya, warga di sekitar Komplek Stadion Bima Kota Cirebon digegerkan dengan penemuan jasad mahasiswa yang tergantung di pohon.

Setelah dilakukan penyelidikan ternyata jasad pemuda berusia 25 tahun ini bernama Ananda Fadli yang merupakan anak dari Kepala Desa Kendal Astanajapura.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan