Ganjar Pranowo Disentil Soal Jalanan Semarang – Blora Rusak, Ketua DPRD Jateng : Katanya Jateng Tanpa Lubang?

Aboutsemarang.Id,-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disentil Ketua DPRD Jawa Tengah terkait banyaknya jalan yang rusak di jalur Semarang-Blora. Atas ketidaknyamanan ini pengguna jalan dari arah Jawa Tengah menuju Jawa Timur terpaksa melewati jalur Ngawi- Padangan(Bojonegoro)-Cepu. Hal ini tentunya akan membuat waktu tempuh lebih lama.

”Ini sebuah ironi, perjalanan Semarang-Blora (Cepu) lebih cepat dan nyaman lewat Ngawi Jawa Timur. Jalannya mulus terus. Sangat berbeda dengan kondisi jalan dari Semarang- Blora terutama Purwodadi-Blora,” kata Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto saat memberikan pengarahan pada acara Reboisasi dan Pembersihan Sungai di Tepi Bengawan Solo di Desa Ngloram, Cepu, Kabupaten Blora pada Jumat 21 Mei 2021 kemarin.

Bambang Kusriyanto yang juga merupakan sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah itu menyatakan bahwa terkait kerusakan jalan ini pihaknya telah menghubungi Kepala Dinas Bina Marga Jateng, Hanung Triyono dan mendapat informasi kalau 2021 ini telah disediakan anggaran sebesar Rp30 Miliar untul perbaikan jalan Purwodadi-Blora.

Meski begitu, Bambang menilai anggaran sebesar itu tidaklah cukup untuk memperbaiki jalan Purwodadi-Blora.

Untuk itu, jajaran DPRD Jateng siap mengalokasikan tambahan anggaran untuk memperbaiki jalan tersebut.
”Dulu Gubernur Jateng (Ganjar Pranowo) kan punya slogan Jateng Tanpa Lubang. Lha ini kok rusaknya parah,” kata Bambang.

Acara reboisasi dan pembersihan sungai yang merupakan rangkaian peringatan HUT ke 48 PDI Perjuangan tersebut juga dihadiri Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jateng dari Daerah Pemilihan Jateng V (Purwodadi, Blora). Mereka diminta untuk mengawal anggaran agar jalan tersebut bisa segera diperbaiki.

”Saya minta anggota fraksi (PDI Perjuangan) dapil sini mengawal agar bisa dilaksanakan pada tahun 2022. Paling lambat 2023 harus sudah selesai pembangunannya,” katanya.(ISR)***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan