Ganjar Pranowo Temani Kaisar Jepang Naruhito Keliling Candi Borobudur

ABOUTSEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut langsung kehadiran Kaisar Jepang Hironomiya Naruhito beserta rombongan, di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (22/6).

Ganjar pun mendampingi Kaisar berkeliling menikmati panorama candi peninggalan dari Dinasti Syailendra tersebut.

Kaisar Hironomiya Naruhito tiba di pelataran Candi Borobudur sekitar pukul 08.15 WIB. Setelah mendapat penjelasan singkat mengenai sejarah candi oleh seorang tour guide bernama Mura, Ganjar dan Kaisar berjalan menuju candi.

Selama kurang lebih 50 menit, rombongan tamu dan tuan rumah berkeliling menikmati kemegahan candi yang dibangun abad ke-8 itu. Mulai keunikannya, filosofi, hingga, teknologinya.

Ganjar Pranowo menuturkan, Kaisar Naruhito sangat senang bisa berkunjung ke Candi Borobudur. Apalagi, dengan penjelasan tour guide secara mendetail mengenai candi itu.

“Tadi Pak Duta Besar bersama saya mendampingi Kaisar Naruhito, mendengarkan penjelasan dari Pak Mura (tour guide), hebat sekali,” ujarnya.

Penjelasan yang ringan dan entertaining itu mampu membuat Kaisar terkesima dengan kemolekan Candi Borobudur.

“Dan saya melihat Kaisar sangat senang, impresif melihat dan mengikuti dengan sangat senang,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, gubernur berambut putih tersebut mengaku dapat berbicara banyak hal dengan Kaisar. Menurutnya, kunjungan Kaisar Naruhito menjadi simbol hubungan baik antara Indonesia dengan Jepang.

“Ini menarik sekali karena kunjungan ke Indonesia baru pertama dan selama tujuh hari. Rasanya belum pernah terjadi. Menurut saya, tanda keakraban dua negara Indonesia dan Jepang begitu penting utilisasi kerja sama ini, dan membuahkan hasil yang lebih penting. Apakah diplomatik, politik, ekonominya, agar bisa memanfaatkan hubungan baik ini,” ungkapnya.

BACA JUGA :   Jawa Tengah Siaga PPKM Level 3, Ganjar Minta PTM Dievaluasi Setiap Hari

Selama mendampingi, Ganjar kerap kali melihat ekspresi kekaguman dari Kaisar terhadap Candi Borobudur.

“Banyak sekali terkesan filosofinya, teknologinya terkesan, cerita narasi terkesan, banyak ekspresi wow wow,” tandasnya. (***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan