Ganjar Sebut Penambahan Vaksin Jateng Ditarget 300 Persen

ABOUTSEMARANG – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah diminta untuk menyiapkan skenario penambahan vaksin Jateng hingga 300 persen. Hal itu dilakukan untuk percepatan vaksinasi bagi warga masyarakat Jawa Tengah.

Hal itu dikemukakan Gubernur Ganjar Pranowo usai mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, meninjau vaksinasi dan gudang obat di Surakarta, Sabtu (17/7).

“Kalau itu bisa dilakukan, maka menghadapi Covid-19 varian delta itu, vaksin menjadi salah satu cara untuk pencegahan,” kata Ganjar.

Dia menambahkan, antusiasme masyarakat Jawa Tengah untuk vaksinasi tidak boleh pupus. Skenario percepatan dan penambahan vaksin juga terus digarap untuk menjaga antusiasme itu.

Menurut dia, dari peninjauan di Jawa Tengah, pemerintah pusat dapat melihat secara langsung bagaimana antusiasme masyarakat untuk mengikuti vaksinasi.

”Tadi sempat ngobrol dan semua menyampaikan agar antusiasme ini jangan sampai pupus. Kalau manajemen vaksinnya bisa bagus, kita bisa lakukan percepatan,” katanya.

Sementara itu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa penambahan vaksin untuk Jawa Tengah, termasuk Soloraya, akan segera dikirim. Sebab ia melihat minat vaksinasi di Jawa Tengah cukup tinggi.

”Hari ini kami meninjau vaksinasi di Solo, katanya sudah hampir 50 persen, sehingga menjadi salah satu kota dengan vaksinasi tertinggi. Akan saya kirim lebih banyak agar bisa lebih banyak yang divaksin,” katanya.

Hal senada dikatakan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Menurutnya, penyediaan vaksin Jateng akan ditambah terus sehingga target yang dicapai akan semakin banyak. Ia juga mengapresiasi masyarakat, baik perorangan maupun kelompok, yang berperan penting dalam berperang melawan musuh tak terlihat yaitu Covid-19.

”Peran perorangan dan kelompok diperlukan dengan vaksinasi dan disiplin menggunakan masker. Perang melawan Covid-19 juga dilaksanakan dengan cara menggunakan masker di manapun dan isolasi mandiri sehingga keduanya menjadi budaya,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga diluncurkan bantuan sosial berupa paket sembako yang didistribusikan oleh TNI-Polri kepada masyarakat yang terdampak. (ard)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan