Ganjar Sebut Perlu Sosialisasi Untuk Atasi Penolakan Vaksinasi

Semarang, Jawa Tengah,- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan lebih fokus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang menolak atau enggan dilakukan vaksinasi Covid-19.

Menurut Ganjar, upaya persuasif ini lebih tepat digunakan ketimbang memberikan sanksi bagi mereka yang menolak untuk disuntik vaksin.

“Ya, karena keluar aturan tentang sanksi, saya tidak mau ada perdebatan soal ini, jadi yang belum setuju bisa diarahkan, kemudian ditarik ke belakang saja (ditunda, red.). Yang belum setuju mungkin butuh diedukasi, butuh tahu, butuh dikasih data, butuh yakin,” katanya usai Rapat Koordinasi Penanganan COVID-19 di Jateng, Semarang, Senin.

Ia mengatakan sementara ini pemberian vaksin ditunda, namun dibarengi dengan sosialisasi pada masyarakat dengan harapan warga bisa yakin untuk di vaksin.

“Anggap saja ini diedukasi dahulu beberapa bulan dan nanti di ujung akhir tahun yang Pak Presiden menargetkan mesti selesai vaksinnya pada tahun ini. Nah, mereka bisa di sana, tetapi kami ingatkan dan kami edukasi,” kata Ganjar.

Presiden Jokowi memang telah mengeluarkan Peraturan Presiden terkait program vaksinasi yang harus selesai akhir tahun ini. Dalam perpres ini disebutkan juga sanksi jika ada warga yang menolak divaksinasi COVID-19.

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan