Ganjar Tiadakan Libur Imlek, Ini Tanggapan Warga Tionghoa!

Semarang, Jawa Tengah, -Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan tidak memberlakukan libur panjang perayaan imlek tahun ini.  Hal ini mengingat adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlaku di Indonesia, dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Tidak usah (ada libur panjang), kita sudah usulkan ke pemerintah pusat. Kayaknya tidak perlu ada libur panjang, kata Ganjar saat ditemui usai memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (1/2/2021).

Ganjar juga melarang adanya perayaan dan pertunjukan saat imlek baik itu Barongsai, kembang api atau perayaan lainnya. Untuk pelaksanaan ibadah juga dilakukan secara virtual. Hal ini bertujuan agar tidak menimbulkan keramaian, melihat angka kasus covid-19 pada Desember dan Januari ini  menunjukan peningkatan tajam di Indonesia.

Apalagi dilihat dari evaluasi pelaksanaan PPKM di Jawa Tengah,  masih menunjukan adanya peningkatan di beberapa daerah Jateng, seperti Cilacap, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Kota Semarang, Temanggung dan Blora.

Sharing:

BACA JUGA :   Apresiasi Sistem Pencegahan Korupsi dari KPK untuk Jawa Tengah

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan