Ganjar Tolak Kartu Vaksin Sebagai Syarat, Dianggap Tidak Adil Karena Vaksinasi Masih Sedikit

ABOUTSEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengaku belum mengambil kebijakan terkait aturan kartu vaksin sebagai syarat berpergian hingga beraktivitas.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan kebijakan tersebut belum diambil karena masih banyak orang yang belum mendapatkan vaksin.

“Belum (aturan kartu vaksin), kita belum sampai ke sana. Kalau semua harus pakai syarat vaksin, sementara vaksinasi belum tinggi, maka saya rasa itu nggak adil. Wong belum divaksin kok, yang divaksin masih sedikit,” kata Ganjar, Selasa (10/8).

Ganjar menambahkan, pemberian kelonggaran kepada masyarakat yang sudah divaksin dinilai kurang tepat. Menurutnya, hal itu dapat membuat kesan keadilan di masyarakat tercederai.

“Lalu seolah-olah, mereka yang sudah divaksin mendapat prioritas pertama untuk klayaban (keluyuran). Kan nggak enak kita sama rakyat,” tegasnya.

Ganjar menambahkan kalau sebenarnya masyarakat masih bisa berkunjung ke mall atau tempat publik lainnya, tanpa syarat vaksin. Namun, Ganjar menegaskan pengetatan protokol kesehatan.

BACA JUGA: Catat! Sertifikat Vaksin Tak Berlaku di Jateng, Ganjar Ungkap Alasannya!

“Bisa saja syarat vaksin itu diterapkan saat vaksinasi sudah tinggi. Kalau itu bisa dilakukan, jumlahnya dibatasi sejak pintu masuk. Sebenarnya itu bisa. Tapi nanti kalau sudah boleh dibuka,” terangnya.

Ganjar menjelaskan kondisi di Jawa Tengah sudah membaik saat ini. Namun, untuk pembukaan tempat wisata, dan tempat publik lainnya, masih menunggu keputusan dari pusat.

“Tentu kita harus menunggu keputusan evaluasi dari pusat, biar seragam. Tidak boleh nanti jalan sendiri-sendiri. Kalau sudah ada keputusan, maka sebenarnya itu bisa dilakukan,” pungkasnya.***

Sharing:

BACA JUGA :   Ganjar Pranowo Komitmen Kembangkan Ekonomi, Keuangan, dan Pelayanan Kesehatan Syariah

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan