GoTo Lakukan PHK Massal Lagi, 600 Karyawan Dirumahkan

ABOUTSEMARANG – PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) kembali lakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal terhadap 600 orang karyawan.

Langkah efisiensi perseroan ini dilakukan sebagai salah satu bagian dari pembaruan strategi untuk membangun perusahaan yang berkelanjutan.

Juru Bicara GoTo Koesoemohadiani mengatakan penyesuaian tersebut adalah pengkonsolidasian sejumlah bisnis dan tim dalam ekosistem perseroan agar organisasi perusahaan lebih ramping serta lebih siap untuk menanggapi permintaan pasar.

“Langkah-langkah penyesuaian tersebut sayangnya akan memengaruhi sekitar 600 posisi dalam ekosistem GoTo,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/3).

Koesoemohadiani memastikan karyawan yang terdampak akan memperoleh dukungan dari perusahaan selama masa transisi. Dukungan ini mencakup dukungan finansial, karir, dan kesejahteraan.

“Karyawan yang terdampak akan memperoleh dukungan dari perusahaan selama masa transisi, di mana dukungan yang diberikan akan lebih dari yang diwajibkan oleh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, dan mencakup dukungan finansial, karier, dan kesejahteraan.” lanjutnya.

Pada November lalu, GoTo juga melakukan PHK terhadap sebanyak 12 persen atau sebanyak 1.300 orang karyawannya.

“Perseroan harus mengambil keputusan yang sulit untuk melakukan perampingan karyawan yang akan berdampak kepada 1.300 orang atau sekitar 12 persen dari total karyawan tetap grup GoTo,” tulis keterangan resmi di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (18/11) lalu.

Per 30 Juni 2022, GoTo tercatat memiliki 9.630 orang karyawan atau meningkat dari posisi 31 Desember 2021 sebanyak 9.044 orang. (***)

Sharing:

BACA JUGA :   Meta Platforms Akan PHK Massal Karyawan Pekan Ini

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan