Hajatan Drive Thru di Batang, Bupati Minta Masyarakat Mencontoh

ABOUTSEMARANG – Seorang warga Desa Tambakrejo Kecamatan Bandar Kabupaten Batang menggelar hajatan khitanan anaknya dengan sistem lantatur (layanan tanpa turun) atau biasa dikenal drive thru.

Menurut warga bernama Gunadi Fitrianto, konsep hajatan khitanan anaknya ini digelar setelah terinspirasi dari konten di youtube.

Gunadi yang juga menjabat sebagai Komisioner KPU Kabupaten Batang mengaku sudah izin Satgas Covid-19 untuk menggelar hajatan sistem drive thru ini.

“Kami sudah izin Satgas Covid-19 dan pengaplikasiannya tetap pakai prokes, jaga jarak, pakai masker, disemprot hand sanitizer dan sebagainya,” kata Gunadi di lokasi, Selasa (3/8).

Secara teknis, Gunadi membatasi waktu acara hajatan khitanan anaknya selama empat jam, dari pukul 10.00 hingga 16.00 wib. Ia pun membagi jumlah tamu sekitar 100 orang perjamnya.

“Jadi durasi interaksinya kurang dari dua menit, bahkan ada yang tidak sampai semenit,” jelasnya.

BACA JUGA: Bupati Batang Izinkan Tempat Keramaian, Ini Kata Ganjar

Gunadi dibantu tetangganya yang turut membagikan makanan ringan dan berat pada tamu dengan prokes ketat.

Bupati Batang, Wihaji turut datang untuk melihat sekeligus ikut kondangan di pelaksanaan hajatan drive thru itu. Dengan mengendarai sepeda motor, Bupati datang tanpa jabat tangan dengan tuan hajat.

“Hajatan drive thru seperti yang digelar Pak Gunadi yang kita harapakan, Karena sesuai surat edaran (SE) Bupati, hajatan diizinkan dengan syarat memenuhi prokes,” kata Wihaji

Wihaji minta masyarakat ubisa meniru dan mencontoh hajatan drive thru. Karena cara itu untuk meminimalkan penularan covid-19.

”Hajatan drive thru ini tanpa mengurangi rasa kebahagiaan dan rasa penghormatan yang diundang dan yang mengundang. Semangat silaturahmi tetap ada itu bagus, bisa ditiru dan yang kondangannya tidak boleh lama-lama seperlunya saja langsung pamit pulang,” ujar Wihaji. (ard)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan