Hendi Desak Percepat Pelebaran Jalan Sriwijaya Sebagai Percontohan Proyek Lain di 2021

Aboutsemarang.Id,- Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendesak pembangunan ruas jalan Sriwijaya dipercepat dan bisa diselesaikan pada September 2021.

Pasalnya pelebaran dan penambahan jalan Sriwijaya yang sudah dimulai sejak April 2021 ini pengerjaannya masih 10% saja. Untuk itu Hendrar Prihadi atau kerap disapa Hendi ingin proyek segera dipercepat.

Dalam proyek ini menggunakan sistem swakelola. Hal tersebut merupakan bagian dari inovasi untuk melakukan percepatan di Kota Semarang.

Kendati demikian, Hendi berharap agar pembangunan berjalan lancar dan dapat menjadi percontohan dalam merealisasi proyek lainnya.

”Pembangunan jalan ini menjadi salah satu proyek prioritas pada 2021,” tambahnya.

Disisi lain, Hendi juga tidak hanya melihat aspek efisiensi dan efektifitas saja. Melainkan kualitas pekerjaan atau estetika hasil pembangunan yang perlu dijaga lebih baik lagi.

“Di sini kami mencoba mengoptimalkan dana swakelola untuk proyek besar. Pengerjaan seperti ini diharapkan dapat menyederhanakan birokrasi,” tutur Wali Kota saat melakukan tinjauan, Jumat 21 Mei 2021.

Hendi juga menekankan, dalam proyek ini material seperti aspal, pasir, batu, dan lain-lain menggunakan sistem lelang umum. Adapun untuk pekerja disiapkan langsung dari Dinas Pekerjaan Umum.

Ia mengungkapkan proyek pelebaran jalan Sriwijaya ini dilakukan dengan menambah jalur baru di sisi utara agar mengurai kepadatan arus lalu lintas yang kerap terjadi di jalur tersebut. Dan diharapkan akan memperlancar arus lalu lintas dan membuat nyaman para pengguna jalan.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Suriyaty menyebutkan, jika pengerjaan jalur baru sepanjang sekitar 600 meter ini dimulai dari Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal hingga ujung eks-Wonderia dengan lebar jalan sembilan meter.

”Nantinya Taman Singosari akan sedikit dipangkas untuk dijadikan manuver jalan,” ucap Atik, sapaan akrabnya.

Bukan hanya pelebaran jalan Sriwijaya, Pemkot Semarang juga akan mengadakan proyek pembangunan lain yakni Fountrad dan jalan utama atau jalan raya.

Fountrad road dengan rencana lebar jalan sekitar 4-5 meter dengan panjang kurang lebih sekitar 350 meter, dan jalan utama memiliki lebar jalan 9 hingga 11 meter sepanjang 650 meter.

Pekerjaan tersebut dilakukan dengan menggunakan saluran u-ditch untuk drainase jalan dan juga beberapa crosing untuk menangkap aliran air yang mengalir di jalan. Selain itu dibangun pula jalur untuk pejalan kaki dengan ukuran lebar satu meter.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan