Hendrar Prihadi Minta Warga Segera Lengkapi Vaksin Hingga Booster Cegah Penyebaran Varian Covid-19 Baru

ABOUTSEMARANG – Walikota Semarang, Hendrar Prihadi terus mengingatkan kepada masyarakat Kota Semarang untuk segera melengkapi dosis vaksinasi hingga booster. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran kasus Covid-19 yang lebih besar di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah ini.

Sebelumnya, pemerintah pusat mengumumkan per 20 Juni 2022, kasus aktif Covid-19 tembus diangka 1.180 kasus yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia. DKI Jakarta menduduki peringkat pertama penyumbang kasus harian terbesar dengan 701 kasus, disusul Provinsi Jawa Barat dengan 184 kasus.

Seperti diumumkan oleh Kementerian Kesehatan RI, saat ini juga tengah ada virus varian baru yang bermutasi dari varian Omicron yakni varian BA.4 dan BA.5 yang disinyalir tingkat penularannya lebih cepat.

Walikota yang akrab disapa Hendi ini, berharap dengan melengkapi vaksinasi hingga booster diharapkan bisa memperkuat imun tubuh sehingga tidak mudah terpapar dan jika terpapar maka memiliki gejala lebih ringan dan memperkecil angka kematian.

Hendi mengaku jika capaian vaksinasi booster di Kota Semarang masih belum tinggi, untuk itu pihaknya berharap masyarakat bisa melakukan vaksinasi di semua Puskemas yang ada di Kota Semarang.

“Masyarakat jangan panik tentang adanya varian baru, tetap waspada dan lakukan vaksin,” kata Hendi, Selasa (21/6).

Dari data siagacorona.semarangkota.go.id per hari ini, kasus aktif di Kota Semarang meningkat menjadi 22 kasus warga Kota Semarang dan 3 kasus warga luar Kota Semarang.

“Data terakhir capaian booster masih kisaran 50 persen dari target. Ini masih belum maksimal. Kalau sudah di angka 70 persen, bisa sangat aman. Makanya ayo vaksinasi booster,” tuturnya.

BACA JUGA :   Kemenhub Terbitkan Surat Edaran Perjalanan Dalam dan Luar Negeri, Berikut Aturannya

Mengingat kasus di Kota Semarang yang mengalami peningkatan, Hendi menyebut rumah isolasi terpusat juga terus disiagakan. Hal ini sebagai upaya penanganan kasus Covid-19 di Kota Semarang.

“Kita sudah punya pengalaman dua tahun menangani pandemi. Jangan khawatir tapi tetap waspada. Tetap patuh protokol kesehatan dan ikuti vaksinasi booster,” pungkasnya. (*)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan