Indonesia Waspada! Omicron Sudah Masuk Singapura dan Malaysia

ABOUTSEMARANG – Virus corona varian Omicron kini sudah masuk ke Singapura dan Malaysia, warga Indonesia diminta untuk berhati-hati dan dihimbau untuk perketat protokol kesehatan kembali.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin seluruh pihak berhati-hati terhadap ancaman penularan covid-19. Terlebih, varian Omicron telah menyebar ke banyak negara, termasuk ke Singapura dan Malaysia.

“Hati-hati yang namanya sekarang ini ancaman gelombang keempat varian Omicron, hati-hati. Tadi pagi saya sudah dapat kabar (Omicron) sudah sampai Singapura,” ucap Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah (Kasatwil) 2021 di Kabupaten Badung, Bali, Jumat, 3 Desember 2021.

Singapura

Singapura dikabarkan telah mengkonfirmasi 2 kasus impor COVID-19 varian Omicron B.1.1.529. Keduanya ditemukan ketika tiba di dari luar negeri dan langsung diisolasi.

Baca Juga : Imbas Varian Omicron, ini 6 Daftar Negara ASEAN yang Larang Masuk Pendatang dari Afrika

“Saat ini tidak ada bukti penularan komunitas dari kasus-kasus ini,” kata kementerian kesehatan dalam pernyataannya, dikutip dari Channel News Asia.

Kedua kasus saat ini diisolasi di National Centre for Infectious Diseases (NCID), dengan gejala ringan yakni batuk dan gatal-gatal di tenggorokan. Dilaporkan, keduanya sudah divaksinasi penuh.

Kedua kasus masuk ke Singapura dari Johannesburg Afrika Selatan dengan penerbangan SQ479 pada Rabu (1/12).

Kedua pasien tiba di Singapura pada Rabu (1/12/2021) dari Johannesburg, Afrika Selatan, menaiki maskapai Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ 479. Pasien pertama yaitu kasus 271.487 diidentifikasi warga Permanent Resident Singapura berusia 44 tahun.

MOH tidak merinci lebih jauh kewarganegaraan pasien. Dia transit di Johannesburg dari negara tetangga Afrika Selatan, Mozambik. Hasil tes Covid-19 yang bersangkutan di Mozambik sebelum menaiki pesawat dinyatakan negatif.

Perempuan Singapura berusia 41 tahun menjadi pasien kedua yang terpapar varian Omicron. Hasil tes Covid-19 kasus 271.598 ini pada tanggal 29 November sebelum terbang ke Singapura juga negatif.

Kedua pasien telah menerima vaksin Covid-19. Gejala-gejala yang saat ini mereka derita adalah batuk dan tenggorokan gatal.

Total 21 penumpang penerbangan ini telah melakukan tes PCR setibanya di Bandara Internasional Changi. Setelah dikarantina, hasil tes menunjukkan 19 penumpang lainnya negatif Covid-19.

Malaysia

Malaysia menjadi negara terbaru di dekat Indonesia yang mengumumkan kasus Covid-19 varian Omicron.

Pada Jumat (3/12), Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin mengumumkan, varian Omicron terdeteksi dari pengurutan keseluruhan genom untuk semua kasus positif Covid-19 mulai 11 hingga 28 November.

Sampel-sampel itu diambil dari mereka yang tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) mulai 11 hingga 28 November dan dinyatakan positif Covid-19.

Pasien Covid-19 varian Omicron pertama di Malaysia adalah mahasiswa yang tiba di KLIA pada 19 November.

Mahasiswa tersebut langsung menjalani tes PCR. Hasil tes menunjukkan, dia positif Covid-19.

Menkes Khairy menambahkan, mahasiswa itu menjalani karantina selama 10 hari dan baru diizinkan keluar pada 29 November.

Selama di karantina, kata Khairy, mahasiswa tersebut tidak menunjukkan gejala dan telah mendapat vaksin Covd-19 dosis lengkap dari Pfizer pada 29 September.

Ia mengatakan, kontak dekat mahasiswa tersebut, yakni lima orang yang berada di dalam bus, termasuk sopir, juga menjalani tes Covid-19 dan wajib dikarantina.

Dengan demikian, kasus varian Omicron secara teknis sudah muncul di Malaysia sejak 19 November, jauh hari sebelum WHO mengumumkan adanya Variant of concern (VoC) pada 21 November.

Dan Malaysia menambah daftar negara dekat Indonesia yang mengumumkan adanya kasus virus corona varian Omicron. ***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan