Ini Alasan Bandar Arisan Online Salatiga Maryuni Kemplink Belum Ditangkap

ABOUTSEMARANG – Keberadaan terduga bandar arisan online Salatiga RAP alias Maryuni Kemplink hingga kini masih belum jelas.

Petugas Polres Salatiga pun mengaku belum menerima laporan secara resmi yang masuk sehingga kasus arisan online Salatiga ini tidak ditindaklanjuti lebih jauh.

“Kalau sudah ada laporan resmi ada berita acara pemeriksaan, dilanjut penyidikan dan penyelidikan. Pada intinya kami masih menunggu laporan resmi. Polisi tidak bisa menangkap kalau tidak ada dasar,” ujar Kasubag Humas Polres Salatiga, AKP Hari Slamet dikutip Tribun Jateng, Rabu (1/9)

Ditambah AKP Hari Slamet, pihak Polres Salatiga baru sebetas menerima aduan-aduan saja terkait arisan online Salatiga ini.

Sementara itu, salah satu reseller arisan online Maryuni Kemplink ini mengaku sudah mengadukan kasus ini ke aparat kepolisian.

BACA JUGA: Foto Mesra Diduga Bandar Arisan Online Salatiga Maryuni Kemplink Kembali Beredar

Namun, menurutnya pihak kepolisian belum bisa membuat laporan tertulis karena dari pihak kepolisian beralasan belum memperoleh korban yang tepat.

“(Saya) Tidak bisa membuat laporan karena dianggap sudah termasuk ikut menikmati keuntungan,” ujar reseller yang namanya enggan dipublikasi itu.

Sebelumnya, kasus lelang arisan Salatiga Maryuni Kemplink ini masih menjadi perbincangan hangat, khususnya di media sosial.

Aparat Kepolisian didesak untuk segera melakukan penangkapan terhadap pihak-pihak terkait.

Selain banyak korban yang merasa dirugikan, kasus ini juga menelan kerugian financial hingga miliaran rupiah.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan