Ini Alasan Pasangan Selingkuh Buang Bayi Perempuan di Kembangarum Semarang Barat

ABOUTSEMARANG – Unit Resmob Polrestabes Semarang menangkap pasangan selingkuh buang bayi perempuan di jalan Taman Wologito Kelurahan Kembangrum Semarang Barat pada Kamis (13/10) pagi.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Dony Lombantoruan menjelaskan jika pelaku bernama Agustinus Dimas Agung (41 tahun) warga Panjangan Asri Manyaran Semarang Barat dan Dina Rian Mutiara (32 tahun) warga Kalipancur Ngaliyan Kota Semarang.

“Sang pria kesehariannya sudah menikah, sedangkan yang wanita masih lajang. Mereka berdua melakukan hubungan terlarang sejak dua tahun silam tepatnya saat pandemi Covid-19,” ujar AKBP Dony Lombantoruan kepada wartawan saat konferensi pers, Jumat (14/10).

Dari keterangan keduanya, mereka memang sengaja membuang bayinya di depan rumah temannya dengan harapan agar buah hati mereka bisa dirawat.

Keduanya mengaku jika bayi tersebut lahir pada Selasa (11/10) di sebuah klinik yang tidak jauh dari tempat pembuangan bayi.

Sebelum membuang di depan rumah temannya, mereka sempat menginap di Jalan Muradi.

“Setelah sehari menginap pagi harinya Agus membawa bayi perempuan dengan menggunakan kardus mie instan dan menuju lokasi di depan rumah temanya. Saat membuang keduanya sengaja memberikan perlengkapan bayi di dalam kardus,” ungkap Dony.

Setelah melakukan penyelidikan di beberapa klinik dekat lokasi kejadian, polisi menemukan bukti bahwa pelaku diketahui melahirkan di sebuah klinik.

Sementara itu, pelaku Agus mengaku jika ia nekat membuang bayi yang diberi nama Danastri ini karena malu karena dirinya sudah beristri dan beranak dua. Sementara, Dina mengaku jika ia juga malu karena orang tuanya belum tahu kalau ia hamil dan melahirkan.

BACA JUGA :   Polisi Serahkan Jenazah Iwan Budi kepada Keluarga untuk Dimakamkan, Meski Kepala Belum Ditemukan

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, keduanya dijerat dengan pasal 77B jo pasal 76 B UU RI no 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI no 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak.

(ard)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan