Jadi Pembina Upacara Bendera Mingguan di Lapas Semarang, Ini Pesan Danramil ke Napi

ABOUTSEMARANG – Upacara bendera pada hari Senin, 19 Desember 2022 yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang dipimpin oleh Komandan Rayon Militer (Koramil) 03 Semarang Utara Mayor Kav. Surung Mangunsong sebagai pembina upacara.

Adapun penyelenggaraan kegiatan upacara bendera ini dilakukan sebagai wujud pembinaan bela negara terhadap narapidana dan bentuk sinergitas antar instansi.

Seperti diketahui, upacara bendera ini diikuti oleh ratusan narapidana (napi) Lapas Kelas I Semarang.

Sementara itu Mayor Kav. Surung Mangunsong yang memimpin upacara ini mengatakan, upacara pengibaran bendera merah putih kali Ini terasa berbeda.

“Upacara ini terasa berbeda dikarenakan upacara kami laksanakan bersama dengan jajaran Lapas serta para warga binaan Lapas Semarang,” katanya.

Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada jajaran Lapas Semarang yang telah bersinergi dan bekerja sama dengan baik.

“Suatu kehormatan kebanggaan dan penghargaan bagi kami diberikan kesempatan untuk bersinergi dengan lapas dalam upacara bendera ini,” ungkapnya.

Komandan Rayon Militer (Danramil) juga berpesan kepada narapidana untuk menjauhi narkoba dan tetap mematuhi tata tertib di lapas.

“Jauhi narkoba karena narkoba itu merusak generasi penerus bangsa. Jaga persatuan bangsa, jangan mudah terpecah belah dengan perbedaan suku, agama dan ras budaya,” lanjutnya.

Ia pun menjadikan momentum ini sebagai bentuk dukungan moril dari TNI dalam menumbuhkan kesadaran warga binaan bahwa hukuman yang mereka jalani saat ini sebagai bentuk ketaatan terhadap hukum negara.

Di sisi lain, Kalapas Semarang, Tri Saptono Sambudji mengatakan bahwa upacara ini bermakna untuk menumbuhkan sikap disiplin dan rasa cinta tanah air serta bangga sebagai bangsa yang besar dan berjiwa nasionalisme.

BACA JUGA :   Ratusan Penghuni Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta Positif Covid-19

“Apa yang telah disampaikan oleh Danramil semoga menjadikan semangat mereka untuk tetap optimis dalam menjalani hukuman dan semoga ketika keluar dari lapas nantinya dapat menjadi insan lebih baik,” harap Tri Saptono.

Dia pun menyampaikan bahwa upacara Pembinaan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara bagi narapidana ini merupakan kegiatan rutin di lapas.

“Kegiatan upacara ini digelar rutin setiap hari senin dan petugas upacaranya juga narapidana,” lanjut Kalapas.

“Walaupun mereka berstatus warga binaan yang telah dirampas haknya, tetapi mereka tetap rakyat Indonesia yang harus kita tumbuhkan rasa kecintaan terhadap tanah air bangsa,” tutupnya.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan