Jadwal dan Ketentuan Puasa Sunnah Syaban 1444 H Lengkap dengan Niatnya

ABOUTSEMARANG – Artikel ini berisi informasi jadwal dan ketentuan puasa sunnah di bulan Syaban 1444 Hijriah/2023.

Seperti diketahui, bulan Syaban menjadi salah satu bulan yang istimewa dalam kalender hijriah.

Pada bulan ini, umat muslim dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan di bulan Syaban, salah satunya berpuasa.

Lantas berapa lama dan seperti apa ketentuan puasa di bulan Syaban yang diperbolehkan? Simak penjelasannya berikut ini.

Perlu diketahui, melaksanakan puasa sunnah Syaban dianjurkan pada bulan kedelapan Hijriyah ini, mengingat adanya keutamaan luar biasa yang bisa didapatkan oleh umat Islam.

Melansir dari laman resmi NU, islam.nu.or.id, Syekh Nawawi al-Bantani mengatakan salah satu keutamaan berpuasa Syaban adalah mendapatkan syafaat Rasulullah SAW di hari kiamat kelak.

وَالثَّانِي عَشَرَ صَوْمُ شَعْبَانَ، لِحُبِّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صِيَامَهُ. فَمَنْ صَامَهُ نَالَ شَفَاعَتَهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Artinya, “Puasa sunnah yang keduabelas adalah Puasa Sya’ban, karena kecintaan Rasulullah saw terhadapnya. Karenanya, siapa saja yang memuasainya, maka ia akan mendapatkan syafaat belau di hari kiamat.” (Muhammad bin Umar Nawawi al-Jawi, Nihâyatuz Zain fi Irsyâdil Mubtadi-în, [Bairut, Dârul Fikr], h. 197).

Bagi yang ingin melaksanakan puasa Syaban dapat mengikuti jadwal dan ketentuan berikut ini.

Ketentuan melaksanakan ibadah puasa Syaban disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra.

Dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa haram hukumnya menunaikan puasa Syaban setelah pertengahan bulan Syaban.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا اِنْتَصَفَ شَعْبَانَ فَلَا تَصُومُوا

BACA JUGA :   Tanggal Berapa Puasa Ayyamul Bidh 1444 Hijriah? Berikut Jadwal Lengkap dengan Niatnya

Artinya, “Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, sungguh Rasulullah saw bersabda: ‘Ketika Syaban sudah melewati separuh bulan, maka janganlah kalian berpuasa’.” (HR Imam Lima: Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa’i, dan Ibnu Majah).

Berdasarkan hadits tersebut, maka puasa Syaban haram dilakukan bila dimulai pada tanggal 16. Puasa Sya’ban harus dimulai sebelum tanggal tersebut, sejak tanggal 1 atau paling maksimal tanggal 15.

Apabila sampai tanggal 15 belum berpuasa, maka haram berpuasa pada tanggal 16 sampai akhir Syaban sesuai petunjuk hadits tersebut.

Sementara itu, as-Sayyid al-Bakri menjelaskan lebih detail perihal tiga pengecualian keharaman puasa bulan Syaban sebagai berikut:

Disambung dengan puasa pada hari-hari sebelumnya, meskipun dengan puasa tanggal 15 Syaban. Semisal orang melakukan puasa pada tanggal 15 Syaban, kemudian terus berpuasa pada hari-hari berikutnya, maka tidak haram.

Bertepatan dengan kebiasaan puasa. Ketika orang memiliki kebiasaan berpuasa Senin Kamis atau puasa Dawud, maka meskipun telah melewati separuh Syaban ia tetap tidak haram berpuasa sesuai kebiasaannya.

Saat melakukan puasa nazar atau puasa qadha setelah pertengahan bulan Syaban, maka itu tidak haram.

Jadwal Puasa Syaban 2023 (1 Syaban 1444 H)

Berikut ini jadwal puasa 1-15 Syaban 1444 H:

  • Rabu 22 Februari 2023: 1 Syaban 1444 H
  • Kamis 23 Februari 2023: 2 Syaban 1444 H
  • Jumat 24 Februari 2023: 3 Syaban 1444 H
  • Sabtu 25 Februari 2023: 4 Syaban 1444 H
  • Minggu 26 Februari 2023: 5 Syaban 1444 H
  • Senin 27 Februari 2023: 6 Syaban 1444 H
  • Selasa 28 Februari 2023: 7 Syaban 1444 H
  • Rabu 1 Maret 2023: 8 Syaban 1444 H
  • Kamis 2 Maret 2023: 9 Syaban 1444 H
  • Jumat 3 Maret 2023: 10 Syaban 1444 H
  • Sabtu 4 Maret 2023: 11 Syaban 1444 H
  • Minggu 5 Maret 2023: 12 Syaban 1444 H
  • Senin 6 Maret 2023: 13 Syaban 1444 H
  • Selasa 7 Maret 2023: 14 Syaban 1444 H
  • Rabu 8 Maret 2023: 15 Syaban 1444 H
BACA JUGA :   Ini Tata Cara Sholat Nisfu Syaban Lengkap dengan Niat dan Doanya, Bisa Dikerjakan Jamaah Atau Sendiri

Niat Puasa Syaban

Sama halnya dengan puasa-puasa lainnya, menunaikan puasa Syaban harus diawali dengan melafalkan niat terlebih dahulu. Berikut ini bacaan niat puasa Syaban:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَعْبَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma sya’bâna lilâhi ta’âlâ.

Artinya, “Saya niat puasa Syaban karena Allah ta’âlâ.

Adapun membaca niat puasa Syaban dapat dilakukan sejak malam hari hingga siang sebelum masuk waktu zawal (saat matahari tergelincir ke barat), dengan syarat belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar atau sejak masuk waktu subuh.

Niat dapat dilakukan dalam hati dan juga disunahkan mengucapkannya dengan lisan.

Itu tadi informasi jadwal dan puasa sunnah di bulan Syaban 1444 Hijriah/2023. Semoga bermanfaat.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan