Jaringan Lintas Agama untuk Kemanusiaan Gelar Aksi Seribu Lilin untuk Iwan Budi di Tugu Muda Semarang

ABOUTSEMARANG – Ratusan orang atas nama Jaringan Lintas Agama untuk Kemanusiaan menggelar Aksi Seribu Lilin di Tugu Muda Semarang, Jumat (16/12) malam. Aksi tersebut dilakukan sebagai wujud menuntut keadilan kepada negara atas kasus pembunuhan pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yakni Iwan Boedi Prasetijo Paulus yang belum terungkap.

Para peserta aksi bertajuk “IWANt Justice” hadir dengan mengenakan kostum serba hitam dan membawa spanduk yang terus dibentangkan.

“Lilin keadilan untuk Iwan Boedi,” sebagaimana tertulis di salah satu spanduk, Jumat (16/12).

Selain menyalakan lilin, beberapa penampilan yang mengartikan tuntutan keadilan juga dipertunjukan. Diantaranya yaitu pameran lukisan, teatrikan, pidato, nyanyian kebangsaan, surat kedua untuk Presiden Jokowi dan doa bersama antar lintas Agama.

Ketua Panitia Aksi Lilin, Aziz mengaku kegiatan ini dilakukan untuk menyalakan aksi kemanusian untuk Iwan Boedi.

“Ini adalah nota merah untuk Pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia bahwa tidak ada pembenaran apapun manusia untuk menghilangkan nyawa manusia yang lain atau manusia membunuh manusia,” ujarnya usai Aksi Lilin kepada awak media.

Oleh karena itu, Aksi ini diselenggarakan agar kejadian-kejadian yang mengesampingkan rasa kemanusiaan tidak terjadi lagi. Selain itu, tujuan dari aksi ini adalah meminta kepada negara untuk tidak tumpul ke atas terkait masalah keadilan untuk sesama manusia.

“Siapapun pelakunya harus diusut tuntas. Siapaun pelakunya harus dibawa diproses hukum yang seadil-adilnya,” paparnya.

Ia juga mengatakan akan ada aksi-aksi tuntutan keadilan selanjutnya untuk Iwan Boedi. Disisi lain, Pemerintah khususnya Aparat Penegak Hukum (APH) diharapkan untuk segera bisa mengungkap kasus pembunuhan Iwan Boedi.

BACA JUGA :   Sambangi Kediaman Iwan Budi, Istri Wali Kota Semarang Siapkan Pendampingan Psikologis Bagi Keluarga

“Tentu sesuai dengan perkembangan proses hukum yang berjalan kita melihat seperti apa. Mudah-mudahan Pemerintah dalam hal ini penegak hukum prosesnya lancar dan segera diberikan kabar siapa pembunuhnya,” katanya.

“Kita akan kawal terus sampe habis. Ini tidak boleh terulang kepada siapapun dimanapun. Siapa pelakunya harus diusut tuntas,” terangnya. (***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan