Jelang Mudik Lebaran 2023, Dinkes Semarang Bakal Fasilitasi Vaksinasi Booster Covid-19 Bagi Pemudik

ABOUTSEMARANG – Jelang mudik Lebaran, Dinas Kesehatan Kota Semarang berencana bakal memberikan fasilitas vaksinasi booster kedua Covid-19 bagi para pemudik.

Adapun nantinya Dinkes Semarang akan menyediakan fasilitas vaksinasi booster kedua tersebut di titik-titik tertentu seperti di stasiun dan bandara.

“Seandainya nanti dibutuhkan vaksinasi juga mungkin kita siapkan. Karena memang masih ada persediaan, walaupun tidak banyak,” kata Kepala Dinkes Kota Semarang Abdul Hakam di Semarang, Rabu, 4 April 2023.

Namun, kata dia, layanan vaksinasi COVID-19 hanya disiapkan di perlintasan pemudik yang membutuhkan vaksinasi sebagai persyaratan, seperti penerbangan dan perjalanan kereta api (KA).

“Karena jumlahnya tidak banyak. Mungkin di perlintasan yang membutuhkan vaksinasi sebagai persyaratan, kayak di bandara dan stasiun yang masih membutuhkan vaksin akan kami bantu,” katanya.

Ia mengatakan seluruh puskesmas di Kota Semarang juga membuka layanan vaksinasi COVID-19 yang bisa dimanfaatkan masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin penguat kedua COVID-19.

Apalagi, kata dia, puskesmas juga tetap bersiaga, terutama ketika arus mudik dan balik Lebaran 1444 Hijriyah untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, Dinkes juga sudah menyiapkan tim untuk bersiaga di posko-posko kesehatan saat arus balik dan mudik Lebaran tahun ini di sejumlah titik perlintasan strategis pemudik.

“Kemarin ada 10-12 titik. Akan kita siapkan seminggu sebelum Lebaran dan tujuh hari setelah Lebaran. Misalnya dibutuhkan (tim, red.) sampai tiga ‘shift’ juga sudah disiapkan,” katanya.

Untuk armada ambulans, kata Hakam, sudah disiapkan juga dengan tim yang terdiri dari dokter dan perawat untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada pemudik yang membutuhkan.

BACA JUGA :   Kunjungi Pasar Bandarjo Kabupaten Semarang, Mendag Cek Harga dan Persediaan Bahan Pokok

“Kalau ambulans sudah satu paket ya, ada dokter, perawat, dan obat-obatan ‘emergency’,” katanya.

Saat ini, Hakam menyebutkan armada ambulans yang tersedia, yakni enam Ambulans Hebat, delapan Ambulans Siaga, dan ambulans keliling yang dimiliki masing-masing puskesmas.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan