Prosesi “Ngunduh Mantu” Kaesang-Erina Bentuk Pelestarian Budaya Jawa, Ini Makna Dibaliknya

ABOUTSEMARANG – Acara “ngunduh mantu” putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono resmi digelar hari ini, Minggu, 11 Desember 2022.

Seperti diketahui, acara “ngunduh mantu” tersebut begitu meriah. Selain banyaknya tamu undangan serta masyarakat yang hadir di acara tersebut.

Namun ada hal menarik dari prosesi “ngunduh mantu” yang digelar oleh pasangan pengantin Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.

Dalam prosesi “ngunduh mantu” tersebut, berbagai adat dan tradisi dijalankan oleh kedua pengantin.

Lantas, apa sebenarnya prosesi “ngunduh mantu” dalam rangkaian pernikahan yang biasa ada di adat Jawa? Simak penjelasannya berikut ini.

Mengutip dari buku Upacara Penganten, Tata Cara Kejawen oleh Danang Sutawijaya dan RM Sudiyatama (2001), “ngunduh mantu” pada dasarnya diartikan sebagai prosesi membawa pengantin putra dan putri untuk tinggal di rumah orangtua pengantin putra dengan disaksikan oleh tamu undangan.

Hal ini seperti yang dilakukan dalam pernikahan Kaesang-Erina di mana Erina Gudono yang berasal dari Yogyakarta diboyong oleh Kaesang Pangarep ke kediaman asalnya di Solo.

Sementara itu, mengutip buku Perfect Dreamy Wedding oleh Floweria (2015), “ngunduh mantu” sendiri digelar oleh pihak mempelai laki-laki beberapa hari setelah ijab qobul dan resepsi yang dilaksanakan pihak perempuan.

Baru setelah keduanya resmi menikah, sang istri akan diboyong untuk tinggal bersama suami dan orang tuanya.

Adapun tujuan dari ngunduh mantu adalah untuk memperkenalkan mempelai perempuan kepada keluarga besar dari pihak mempelai laki-laki.

Ini juga bisa diartikan sebagai bentuk pengumuman kepada tetangga bahwa si pria telah membina rumah tangga, dan mengisyaratkan bahwa laki-laki harus menjadi pengayom istri dan anak-anaknya.

BACA JUGA :   Catat! Ini Tanggal Cuti Bersama Tahun 2023 Bagi ASN/PNS

Lalu seperti apa prosesi dan makna sebenarnya dari “ngunduh mantu” itu? Berikut penjelasannya.

Prosesi dan Makna “Ngunduh Mantu”

Untuk prosesi “ngunduh mantu” sendiri mengutip dari jurnal Tradisi Pernikahan Adat Jawa Keraton Membentuk Keluarga Sakinah oleh Safrudin Aziz (2017) bahwa secara umum pengantin bersama orang tua mempelai wanita dan tetangga akan mengunjungi besan.

Sesampainya di rumah besan, mempelai wanita akan melakukan prosesi “sungkeman/sungkem” kepada mertua diikuti oleh mempelai pria.

Hal tersebut memiliki makna sebagai wujud atau perlambang bakti pengantin pada orang tua atau mertua. Mertua kemudian akan mendudukan mempelai di pelaminan.

Selanjutnya, orang tua pengantin pria kemudian menjemput orang tua pengantin wanita untuk diantar duduk di sisi pelaminan.

Ini dapat dimaknai sebagai bentuk atau melambangkan penghormatan besan terhadap orang tua mempelai wanita.

Sementara itu, dilansir dari uns.ac.id, prosesi “ngunduh mantu” ada beberapa tahapan, di antaranya:

  1. Sambutan Pembukaan

Berisi sambutan dari pihak wanita untuk menyerahkan pengantin kepada pihak keluarga pengantin pria. Disusul dengan sambutan penerimaan kedua mempelai oleh orangtua pengantin putra.

  1. Upacara Wijik Pupuk

Kedua kaki mempelai dibasuh dan ditempeli dengan kembang setaman oleh ibu mempelai pria. Ini merupakan simbol agar kedua mempelai yang baru saja melakukan perjalanan jauh segera hilang kotoran spiritualnya.

  1. Unjukan Tirta Wening (Minum Air Bening)

Pengantin kemudian meminum air. Prosesi ini melambangkan mereka akan saling bertukar pikiran yang dilandasi keheningan jiwa, tidak ada rahasia.

  1. Dikalungi Kain Sindur

Ayah mempelai pria kemudian mengambil keris yang dipakai putranya lalu diganti dengan pusaka lain yang telah disiapkan. Kedua mempelai kemudian dikalungi dengan kain sındur oleh ibu pengantin putra. Si ayah berada di barisan depan untuk menuntun ke pelaminan.

  1. Sungkeman
BACA JUGA :   Kaesang dan Erina Gudono Bakal Nikah di Hari Ini, Persiapan Mulai Dilakukan

Kedua pengantin melakukan sungkem kepada orangtua. Ngunduh mantu kemudian diakhiri dengan kirab.

Itu tadi informasi terkait prosesi “ngunduh mantu” yang hari ini digelar oleh Kaesang Pangarep dan Erina Gudono pasca melangsungkan ijab qobul kemarin, Sabtu, 10 Desember 2022. Semoga bermanfaat.***

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (ketiga kanan) dan keluarga mengikuti prosesi Udik-Udik atau menabur beras dan uang saat acara Ngunduh Mantu pernikahan putra bungsunya Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/12/2022). Acara tersebut juga diisi dengan kirab budaya dan pesta rakyat. ANTARA FOTO/Maulana Surya/nym.

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (ketiga kiri) mengikuti prosesi pasrah penampi boyong pengantin saat acara ngunduh mantu pernikahan putra bungsunya Kaesang Pangarep (ketiga kanan) dengan Erina Gudono (kedua kanan) di Loji Gandrung Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/12/2022). Acara ngunduh mantu pernikahan putra presiden tersebut juga diisi dengan kirab budaya dan pesta rakyat. ANTARA FOTO/Maulana Surya/nym.

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan