Kapal Cahaya Harapan Hati Terombang-ambing di Perairan Semarang Akibat Mati Mesin, Berikut Kronologinya

ABOUTSEMARANG – Kapal Cahaya Harapan Hati yang berangkat dari Surabaya mengalami mati mesin di laut utara Semarang, Jawa Tengah pada Jumat, 23 Desember 2022.

Diketahui kejadian tersebut menyebabkan sebanyak 12 kru kapal yang terdiri dari 10 anak buah kapal (ABK) dan 2 orang mekanik terombang-ambing di atas kapal.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut berawal dari Kapal Cahaya Harapan Hati (356 GT) yang berangkat dari Pelabuhan Surabaya akan menuju Jakarta berangkat pada Rabu, 12 Desember 2022.

Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto mengatakan, sesampainya di perairan Lamongan, Kapal Cahaya Harapan Hati mengalami engine trouble.

“Sampai perairan Lamongan terjadi engine trouble setelah perbaikan bisa jalan sampai perairan Semarang, jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu, 24 Desember 2022.

Heru menjelaskan, Kapal Cahaya Harapan Hati tiba di perairan Semarang pada Jumat, 23 Desember 2022 sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, kerusakan mesin kembali terjadi dan perbaikan pun belum selesai dilakukan hingga malam hari.

Akan tetapi, akibat cuaca buruk, ombak di perairan Semarang semakin besar hingga mencapai 4 meter dan memaksa mereka untuk meminta pertolongan untuk dievakuasi.

“Di Semarang melakukan perbaikan lagi namun sampai malam belum jadi. Saat itu kondisi ombak di perairan semakin besar sampai 4 meter. Mereka minta pertolongan untuk dievakuasi,” ujarnya.

Melalui informasi tersebut, kantor SAR Semarang menugaskan Nakhoda Rigid Inflatable Boat (RIB) Maheri Apriyanto untuk melakukan pertolongan evakuasi disertai SAR air.

“Panjang Kapal Cahaya Harapan Hati kurang lebih 40 meter lebar 10 meter,” imbuhnya.

BACA JUGA :   Digitalisasi Sektor Wisata, 28 Gedung di Kota Lama Semarang Sudah Terpasang Building Signage

Saat dilakukan evakuasi, bagian buritan sudah terhempas ombak dan air laut sudah masuk ke dalam geladak utama . Akhirnya 12 orang bergeser ke bagian anjungan untuk dievakuasi.

“Membutuhkan waktu sekitar 1 jam 30 menit, sekitar pukul 04.30 WIB tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi ke-12 orang dalam keadaan selamat,” paparnya.

Selanjutnya dibawa ke Dermaga Tangung Emas untuk pemeriksaan kesehatan.

“Dengan berhasilnya evakuasi maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali ke kesatuannya masing-masing,” imbuhnya.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan