Kapan Malam Lailatul Qadar? Simak Penjelasan dan Catat Tanggalnya

ABOUTSEMARANG – Malam seribu bulan dan malam pengampunan atau disebut juga Malam Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam istimewa yang hanya terjadi pada bulan Ramadhan. Sebab Allah SWT telah menurunkan wahyu kitab suci Al-Qur’an di malam tersebut.

Kemuliaan malam lailatul qadar turut disebutkan dalam Al-Qur’an surat Al-Qadr ayat 1-4.

Adanya keistimewaan tersebut membuat malam lailatul qadar dicari-cari dan dinantikan oleh umat muslim. Lantas, kapan malam lailatul qadar di tahun 2023?

Terdapat banyak pendapat terkait dengan kapan terjadinya malam Lailatul Qadar.

Kendati demikian, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk meningkatkan amal ibadah dan kebaikan pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan, khususnya pada tanggal-tanggal ganjil.

Apabila dilihat berdasarkan ditetapkannya awal Ramadan 1444 H yang jatuh pada tanggal 23 Maret 2023, maka malam ganjil pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan yang diketahui akan terjadi malam lailatul qadar, akan jatuh pada tanggal berikut:

Adapun 10 hari terakhir pada malam ganjil bulan Ramadhan itu, seperti malam 21, 23, 25, 27, dan 29.

  • Malam 21 Ramadan: Selasa malam – Rabu dini hari, 11-12 April 2023
  • Malam 23 Ramadan: Kamis malam – Jumat dini hari, 13-14 April 2023
  • Malam 25 Ramadan: Sabtu malam – Minggu dini hari, 15-16 April 2023
  • Malam 27 Ramadan: Senin malam – Selasa dini hari, 17-18 April 2023
  • Malam 29 Ramadan: Rabu malam – Kamis dini hari, 19-20 April 2023

Doa Pada Malam Lailatul Qadar

Disebutkan dalam buku Fikih Sunnah Jilid 2 karya Sayyid Sabiq, adapun doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW pada malam lailatul qadar atau sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, yaitu sebagaimana terdapat dalam riwayat hadits berikut.

BACA JUGA :   4 Amalan Malam Lailatul Qadar, Lakukan Agar Dapat Keistimewaan Malam Penuh Berkah

Dari Aisyah r.a., dia berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, ‘wahai Rasulullah, bagaimanakah menurutmu jika aku mengetahui malam lailatul qadar, apa yang mesti aku ucapkan ketika itu?’ Beliau bersabda, ucapkanlah:

اَللّٰهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌ كَرِيْم تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيْ يَاكَرِيْم

Latin: Allahumma innaka ‘afuwwun kariim, tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii yaa kariim.

Artinya: “Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang Mulia. Engkau senang memberi maaf, maka maafkanlah aku.”

(***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan