Konsep Pembangunan Museum Kota Lama Semarang Dilirik Kota Lain

Semarang, aboutsemarangid,- Pembangunan Museum Kota Lama yang berada di bundaran bubakan dengan konsep arsitektur klasiknya, ternyata menjadi pionir bagi kota-kota lain untuk membuatnya. Hal ini dikatakan oleh pegawai proyek museum yang mengaku sudah banyak studi banding dari kota lain untuk melihat bangunan tersebut.

“Konsep bangunan ini banyak dilirik oleh kota-kota lain, sering ada kunjungan studi banding ke sini. Bagaimana cara membuatnya. Sudah mulai ditiru oleh kota lain juga,” terang Angel Indriasari, Mandor proyek Museum Kota Lama seperti yang dikutip suara merdeka.

Sejuh ini pembangunan Museum Kota Lama Semarang telah mencapai lebih dari 90 %. Direncanakan pembangunan akan selesai pada akhir Desember 2020. Pembangunan museum itu berada bekas Taman Air Mancur Bubakan yang diubah fungsinya sebagai museum sekaligus polder di bagian bawahnya.

“Bukan hanya menjadi Museum, pembangunan tersebut nantinya juga akan menjadi kolam polder yang memiliki fungsi sebagai klam retensi banjir. Nanti konsepnya menjadi destinasi wisata edukasi dan juga ekologi,” tambahnya.

Dia menerangkan, bila pembangunan rampung maka diharapkan bisa segera diresmikan. Bahkan kini patung sebagai ikon Museum Kota Semarang sudah mulai nampak, namun patung tersebut masih dirahasiakan wujudnya. Selain itu dengan adanya pembangunan ini diharapkan menjadi wisata yang menarik bagi wisatawan luar kota.

Awal mulanya, Taman Air Mancur Bubakan akan diubah menjadi polder mengingat daerah di sekitarnya menjadi langganan banjir. Namun, karena ditemukannya benda-benda mlama yang terpendam berupa ujung benteng (bastion) di bawah bundaran Bubakan, kini dibangunlah Museum Kota Lama Semarang. (ard-smg)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan